Riau

Udara Siak Sudah Berbahaya Bagi Kesehatan

Siak-Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Siak beberapa hari terakhir menimbulkan berbagai dampak. Salah satunya polusi udara. Dimana, udara tidak lagi sehat dan berbahaya bagi kesehatan masyarakat.
 
Tidak sehatnya udara di Kota Siak dapat dilihat pada alat Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di Stasiun Pemantauan Udara Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Siak.
 
Tepat pukul 11.00 Wib, Jumat (7/2/2014) alat ISPU mencatat kadar Particulat Micro mencapai 471 Polutan Standar Indeks (PSI). Angka tersebut menurut Kepala BLH Siak H. Sadikin, S.Sos melalui Kabid Pemantauan Irma Suriani, S.Sos. MSi berada pada kategori berbahaya.
 
"Kualitas udara di Siak sangat berbahaya untuk kesehatan," kata Irma, seperti dilansir goriau.com, Jumat (7/2/2014) di Ruang Kerjanya.
 
Ia menuturkan, untuk Karbon Monoksida (CO) hanya mencapai 60 PSI. Artinya masih dalam kategori baik. Begitu juga halnya dengan O3, alat ISPU mencatat 2 PSI. Sedangkan kadar sulfur menunjukkan angka 0 PSI.
 
"Kita bisa lihat sendiri, bagaimana ketebalan kabut asap beberapa hari belakangan ini. Ini sesuai dengan apa yang ditunjukkan alat pengukur yang kita punya," terang Irma.
 
Sementara itu, alat ISPU di Kota Perawang menunjukkan kadar Particulate Micro mencapai 72 PSI, Karbon Monoksida mencapai 22 PSI dan Sulfur Dioksida hanya 1 PSI. Dari data tersebut, alat ISPU menetapkan Kota Perawang pada kategori sedang.
 
"Kalau di Perawang, itu akibat pencemaran udara oleh pabrik," kata Irma. Pada kategori sedang, lanjut Irma belum berbahaya bagi kesehatan masyarakat.(rep05)

[Ikuti Riaudaily.com Melalui Sosial Media]