Pelakunya Berleha-leha

Sejak 2004, Ratusan Gajah di Riau Mati dengan Sia-sia

PEKANBARU - Kondisi kronis terkait kelompok hewan berbelalai kian memuncak. Organisasi lingkungan WWF menyatakan ratusan kasus kematian gajah Sumatera di Provinsi Riau sejak 2004 belum pernah terungkap siapa pelakunya.

"Dari catatan WWF sejak 2004 sudah ada 100 gajah yang mati namun tidak pernah ada penegakan hukum," kata Juru Bicara WWF Program Riau Syamsidar di Pekanbaru.

Menurut dia, hampir seluruh kasus kematian gajah Sumatera akibat diracun. Pemicunya adalah konflik dengan manusia, karena gajah masih dianggap sebagai hama perusak perkebunan.

Konflik gajah dan manusia juga kerap ditunggangi oleh kepentingan perburuan, dilihat dari seluruh gajah jantan yang mati nyaris seluruhnya tanpa gading.

Menurut dia, lemahnya penegakan hukum mengakibatkan tidak ada efek jera bagi pelaku dan keberadaan gajah makin terancam.

"Faktor penyebab terus terjadinya kematian gajah di Riau akibat lemahnya penegakan hukum, karena pelaku menilai tidak pernah ada hukuman terhadap pembunuhan gajah," katanya dilansir goriau.com.(rep2)


[Ikuti Riaudaily.com Melalui Sosial Media]