Sosialita

Polisi Tangkap Dinar Candy Pasca Pakai Bikini Protes PPKM

Jakarta - Polisi melakukan tes urine terhadap Dinar Candy setelah ditangkap terkait aksi protes PPKM dengan mengenakan bikini di tempat umum.
Umumnya, tes urine dilakukan untuk mengetahui apakah orang tersebut bertindak dalam pengaruh narkoba ataupun minuman beralkohol.

Selain tes urine, kata Yusri, Dinar juga menjalani pemeriksaan swab antigen. Ini merupakan prosedur yang harus dilakukan di masa pandemi Covid-19.

"Kita lakukan protokol kesehatan, kita swab antigen, yang bersangkutan negatif," ucap Yusri.

Sebelumnya, Dinar Candy melakukan aksi protes terkait kebijakan pemerintah memperpanjang penerapan PPKM.

Dalam aksi protes yang dilakukan itu, Dinar tampak mengenakan bikini, masker, serta kacamata dan membawa sebuah papan bertuliskan 'saya stres karena PPKM diperpanjang'. Dinar melakukan aksinya itu dengan berdiri di tepi jalan.

Aksi protes itu turut direkam Dinar menggunakan handphone miliknya. Dinar meminta adiknya yang juga merupakan asistennya untuk merekam aksi itu.

Rekaman video itu sempat diunggah Dinar di Instagram, namun kini telah dihapus. Kendati demikian, rekaman video itu telah viral di media sosial.

Buntutnya, aparat kepolisian menangkap Dinar Candy di sekitar Jalan Fatmawati, Jakarta Selatan pada Rabu (4/8) sekitar pukul 21.30 WIB.

Saat ini, Dinar masih menjalani proses pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Selatan. Polisi turut mendalami soal dugaan pelanggaran UU Pornografi dan UU ITE dalam aksi protes dengan menggunakan bikini yang dilakukan oleh Dinar.

Penyidik nantinya bakal melakukan gelar perkara untuk menentukan ada atau tidaknya unsur pidana dalam aksi protes berbikini itu.

"Kita persangkakan di pasal UU Pornografi dan juga UU ITE," kata Yusri.


[Ikuti Riaudaily.com Melalui Sosial Media]