2 Ledakan Bom Suriah, 8 Orang Dinyatakan Tewas

Rabu, 25 November 2020

RIAUDAILY.COM - Dua ledakan bom terpisah terjadi di Suriah pada Selasa (24/11) dan menewaskan delapan orang. Seperti dilansir Associated Press, Rabu (25/11), ledakan bom itu terjadi di Kota Al-Bab dan Afrin di kawasan utara Suriah.

Menurut laporan lembaga Pemantau Hak Asasi Manusia Suriah dan kantor berita Thiqa, ledakan bom yang disembunyikan di sisi jalan di Al-Bab menewaskan lima orang, dan melukai 20 penduduk.


Sementara di Kota Afrin, sebuah bom yang disembunyikan dalam mobil meledak di pasar setempat dan menewaskan tiga orang. Selain itu, 16 penduduk mengalami luka.


Kedua kota itu dikuasai oleh pasukan pemberontak, Tentara Nasional Suriah (SNA), yang dibantu Turki.

Ledakan bom itu diduga adalah buntut dari baku tembak antara SNA dan milisi Kurdi, Pasukan Demokratik Suriah (SDF), pada Senin (23/11) lalu.

Dalam kontak senjata itu, sebanyak 18 anggota SNA meninggal.

Sejumlah anggota SDF juga dilaporkan meninggal dan terluka dalam baku tembak.

Bentrokan itu terjadi pada malam hari di dekat kota Ain Issa. Dilaporkan pasukan SNA terlebih dulu menyerang, yang kemudian memicu serangan balasan dari SDF.


Turki sejak tahun lalu terus menghalangi pergerakan SDF yang mereka anggap sebagai ancaman. Sebab, diduga kuat kelompok itu menjalin kontak dengan etnis Kurdi yang juga ingin memberontak dari Turki.

Partai Pekerja Kurdistan (PKK) sudah memberontak selama beberapa dasawarsa untuk berpisah dari Turki. Mereka juga masuk ke dalam daftar organisasi teroris oleh Turki, Uni Eropa dan Amerika Serikat.

Akan tetapi, AS menggandeng SDF untuk menghadapi ISIS di Suriah. Taktik itu berhasil karena SDF berhasil merebut wilayah yang diduduki ISIS pada Maret 2019. SDF juga menahan ribuan milisi ISIS di sejumlah penjara yang mereka kelola.

(rep05)