PERAYAAN IMLEK

Tumpah Ruah, Ribuan Warga Ramaikan Pesta Kembang Api

PEKANBARU - Malam perayaan Imlek 2566/2015 Riau di Jalan Karet Pekanbaru berlangsung meriah. Ribuan cahaya kembang api melengkapi pesta penyambutan tahun Kambing Kayu yang bila disesuaikan dengan kalender masehi jatuh Kamis (19/2/2015). Puncak perayaan ditutup dengan pesta kembang api yang menerangi langit Kecamatan Senapelan tersebut tepat pukul 24.00 WIB tengah malam tadi.
 
Prosesi acara sudah dimulai sejak pukul 21.30 WIB. Pada jam tersebut, area sekitar perayaan sudah padat merayap, Jalan Juanda, Jalan Sam Ratulangi yang mengapit jalan ini sudah padat. Parkiran kendaraan bahkan meluber sepanjang Jalan Juanda hingga Jalan Ahmad Yani. 
 
Sementara di lokasi inti acara di sekitar Vihara Dharma Loka masyarakat juga tumpah ruah. Tidak hanya kemeriahan suasana karena taburan lampion di sepanjang jalan, namun juga 
 
hentakan musik oriental, musik pengiring barongsai bercampur-baur dengan suara masyarakat yang hadir. Kalangan muda juga ikut memeriahkan pesta tahunan masyarakat Tionghoa ini. 
 
Selain dihadiri berbagai tokoh Tionghoa berbagai paguyuban, juga hadir unsur Upika setempat seperti Camat Senapelan Tri Sepna Saputra SSTP MSI, Kapolsek Senapelan AKP Ari Kartika 
 
Bakti SIK, para lurah dan unsur upika lainnya. Semua berbaur dalam pesta budaya tahunan yang sangat meriah. Banyak pertunjukan seni dan budaya Tionghoa dilangsungkan menjelang 
 
tengah malam tadi.
 
Ketua Panpel Imlek Bersama Riau 2015 Hermanto sebelum prosesi acara dimulai mengatakan, setidaknya ada 12 tim barongsai unjuk kebolehan. Pria ini memang menepati janjinya dengan kehadiran para pemain barongsai profesional yang semuanya berasal dari Pekanbaru.
 
Sebelum penampilan antraksi barongsai, prosesi penyambutan Imlek juga dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan seni dan budaya Tionghoa, terutama musik beraliran oriental. 
 
Kesempatan ini juga dimanfaatkan bagi para tokoh dan tamu yang hadir untuk bagi-bagi angpao. Organisasi Himpunan Tjinta Teman (HTT) yang diemban tanggungjawab melaksanakan perayaan Imlek tahun ini, mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah 
 
mendukung perayaan. Perayaan tahun ini dianggap jauh lebih meriah dan lebih ramai. Tidak hanya masyarakat Tionghoa yang memenuhi lokasi acara di Jalan Karet tersebut, tapi juga 
 
masyarakat umum.
 
Wakil Ketua HTT Yuspin mengatakan kehadiran hampir seribuan orang di jalan tersebut mengundang decak kagum panitia dan juga masyarakat Tionghoa. Karena ternyata dari waktu ke waktu, kehadiran budaya dan seni Tionghoa di Pekanbaru makin diterima. 
 
''Kami sangat mengapresiasi kehadiran masyarakat yang hadir, terutama yang telah memberikan dukungan sejak pembukaan acara. Ramainya masyarakat yang datang, tidak hanya dari kalangan Tionghoa, menandakan kami sudah mulai diakui dan diterima secara luas di daerah ini. Padahal kami hanya merayakan pergantian tahun yang sudah dilakukan leluhur kami sejak berabad-abad lalu,'' sebut Yuspin.
 
Hal senada disampaikan Ketua PSMTI Riau Peng Suyoto yang ikut menyambut detik-detik pergantian tahun tadi malam. Peng yang menjadi salah satu tokoh yang menyalakan mercon tanda 
 
masuknya tahun baru menyebutkan, iven tahunan ini diharapkan tidak hanya sebagai ajang silaturahmi bagi masyarakat Tionghoa, namun juga masyarakat umum.
 
''Ini momen penting untuk menjaga kekompakan dan silaturahmi sesama warga Tionghoa. Kami juga merasa bangga, karena acara ini juga bisa menarik perhatian masyarakat luas, tidak 
 
hanya masyarakat Tionghoa, tapi juga masyarakat umum. Semoga kami lebih dapat diterima dan juga makin berperan dalam pembangunan daerah ini bersama masyarakat lainnya,'' sebut Peng sesaat sebelum pergantian tahun.(rep05/rpc)

[Ikuti Riaudaily.com Melalui Sosial Media]