Ya Ampun, Otak Rekrutmen Model Bugil di Surabaya Itu Ternyata Mahasiswa

Ya Ampun, Otak Rekrutmen Model Bugil di Surabaya Itu Ternyata Mahasiswa

Surabaya-Entah apa motif Antony, mahasiswa yang menebar broadcast rekrutmen abal-abal model foto bugil di kapal pesiar. Apakah ingin mencari keuntungan materi atau hanya sekadar ingin mengoleksi foto-foto bugil dari gadis-gadis? Yang jelas Polda Jawa Timur tengah menyelidiki kasus tersebut.

Bahkan, untuk memuluskan aksinya itu, Antony mencatut nama salah satu agensi model terbesar di London, Inggris, yaitu Models1. Rekrutmen abal-abal yang ditebar via broadcast BlackBerry, email dan jejaring sosial facebook itu juga menjanjikan gaji kepada peminatnya Rp 210 juta selama dua hari menjalani sesi pemotretan telanjang.

Selain itu, acara tahunan yang diselengarakan Models1 itu tercatat dalam broadcast yang dikirm Antony disponsori Garuda Indonesia, Star Cruise, dan Hotel Harris Kuta Bali.

Merasa tidak pernah melakukan rekrutmen model foto bugil di atas kapal pesiar itu, Direktur Manajer Model 1, John Horner memberi kuasa kepada Edwin Saputra, untuk membuat laporan ke Polda Jawa Timur. Dan Jumat sore lalu (6/9), Edwin mendatangai SPKT Polda Jawa Timur untuk membuat laporan.

"Saya diperiksa terkait proses penyebaran informasi via broadcast blacberry, email, dan facebook. Saya juga ditanya secara rinci tentang proses rekrutmen itu sampai mendapat banyak korban hingga terungkap dan saya laporkan ke Polda Jatim," kata Edwin usai menjalani pemeriksaan di Mapolda Jawa Timur, Selasa sore.

Bagi peserta yang terpilih, pada H-7 diberi dua tiket ke Bali, plus akomodasi, konsumsi, dan transportasi ditanggung sponsor. Dan pada H-1, semua model berada di kapal pesiar yang akan berlabuh ke Pulau Dewata, Bali.

"Mereka juga dijanjikan makan malam dengan juri American Next Top Model, Tyra Banks dan semua perancang busana ternama yang sudah didatangkan," urai Edwin.

Edwin juga mengaku, kalau dia juga sempat berkoordinasi dengan pihak Models1, dan ternyata tidak ada rekrutmen seperti yang disebut Antony.

"Bahkan saya juga sempat bertemu dengan Antony. Dia mengakui kalau broadcast itu palsu. Karena aksi Antony ini, pihak Models1 memberi kuasa kepada saya untuk membuat laporan ke pihak kepolisian," tandasnya. (rep05)

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index