Edukasi

Asiik, Beasiswa Belajar Data Science dari DQLab UMN, Terbuka untuk Umum Lho!

RIAUDAILY.COM - Perkembangan teknologi yang amat pesat diiringi dengan lahirnya era Revolusi Industri 4.0, terlebih di tengah pandemi Covid-19, menjadi lahan subur tumbuhnya perusahaan-perusahaan berbasis teknologi. 

Sejumlah perusahaan dan industri besar pun kini tengah "bermain" menggunakan Data besar (Big Data) dan Sains Data ( Data Science) untuk melakukan analisis data maupun prediksi-prediksi untuk perkembangan bisnis, industri maupun bidang-bidang lain di masa depan. 


Bahkan, dalam sebuah laporan Linkedin juga menyebutkan pekerjaan yang berhubungan dengan data seperti Data Scientist juga menjadi pekerjaan baru yang muncul dan akan terus berkembang. 


Sejumlah perguruan tinggi di dunia bahkan telah memiliki program studi Statistika dan Data Science demi mengakomodir kebutuhan tenaga ahli di bidang analisis data. 

Menjawab tingginya kebutuhan keterampilan di era transformasi digital, DQLab di bawah naungan Universitas Multimedia Nusantara dan Xeratic membuka program beasiswa belajar Data Science secara intensif untuk memberikan pemahaman Ilmu Data Science secara mendalam. 

Program beasiswa DQLab Pandora Box ini terbuka untuk umum, membangun talenta praktisi data yang siap menghadapi industri di era transformasi digital. Wakil Rektorat Bidang Administrasi Umum dan Keuangan Universitas Multimedia Nusantara Andrey Handoko mengatakan, dalam era informasi saat ini, “data is the new oil.” 

"Ini berarti bahwa data yang diolah menjadi informasi menjadi harta karun yang sangat bernilai strategis untuk pengambilan keputusan dalam bisnis. Untuk itu, data science menjadi skill yang sangat penting," tutur Andrey dalam keterangan tertulis, Senin (9/11/2020). 


Sementara itu, Founder of Xeratic Feris Thia mengatakan, banyak yang sangat tertarik dan penasaran untuk berkarier di bidang data yang menjanjikan, tapi banyak yang memulai akhirnya juga menyerah karena tantangan yang tidak kecil. 

"Seperti membuka kotak Pandora, tantangan itu akan datang bertubi-tubi dan menjadi masalah besar. Program beasiswa Pandora ini hadir dengan harapan menjadi solusi dengan pendekatan Learning by Doing selama 3 bulan,” Ujar Feris.

Manfaat beasiswa DQLab Pandora Box Lahirnya DQLab Pandora Box yang diusung oleh DQLab bertujuan untuk membangun talenta praktisi data yang siap menghadapi industri di era Transformasi Digital. 

Pasca pandemi, para talent dituntut untuk memiliki keterampilan terkait Data Science sebagai skill baru guna menghadapi industri di semua lini bisnis. Melalui pembelajaran yang intensif DQLab Pandora Box, DQLab akan menyelenggarakan program secara daring. 

Dalam permasalahan data, “Pandora Box” yang akan dihadapi adalah analisa yang bias, lambatnya mendapatkan informasi, data kotor, data duplikat, dan banyak lagi masalah lainnya yang akan ditemukan dengan pengolahan data. 

Semua kesulitan ini, apabila ditangani dengan tepat, tentunya akan menghasilkan harapan untuk menentukan langkah selanjutnya yang dapat membawa dampak positif. Sehingga, DQLab Pandora Box menjadi program beasiswa DQLab yang memberikan kesempatan emas bagi calon talent data yang ingin memahami realita data yang akan dihadapi dalam Industri dan merumuskan penanganan yang tepat agar membawa dampak positif untuk Industri. 

Keuntungan yang akan didapatkan dengan mengikuti program beasiswa DQLab Pandora Box adalah seluruh partisipan akan mendapatkan sertifikat sebagai bekal untuk melanjutkan karier di industri untuk hadapi studi kasus nyata. 

Selain itu, partisipan akan mendapatkan pengalaman internship selama tiga bulan. Dengan demikian, DQLab Pandora Box membuka kesempatan untuk seluruh partisipan dalam membangun networking dengan para senior praktisi data. Termasuk menghasilkan portofolio data yang beragam dari berbagai macam studi kasus industri untuk mempersiapkan diri kamu memulai karier di industri.

(rep05)
 


[Ikuti Riaudaily.com Melalui Sosial Media]