1 Juta Warga Republik Afrika Tengah Lari dari Negaranya

 1 Juta Warga Republik Afrika Tengah Lari dari Negaranya
BANGUI – Setidaknya satu juta warga Republik Afrika Tengah mengungsi dari negaranya. Mereka menghindari konflik sektarian di negaranya yang makin memanas.
 
Konflik dimulai ketika pemberontak Seleka mengkudeta Pemerintah Republik Afrika Tengah pimpinan Francois Bozize tahun lalu. Kudeta lalu berkembang menjadi perseteruan antara kelompok Muslim dan Kristen.
 
Sebagian besar anggota pemberontak Seleka adalah warga Muslim. Sementara pendukung Bozize berasal dari kelompok Kristen.
 
“Pembantaian di Republik Afrika Tengah terus terjadi. Konflik agama makin meluas setiap harinya,” ujar Wakil Sekretaris Jenderal PBB Jeffrey Feltman, seperti dikutip ITV, Rabu (8/1/2014).
 
Feltman menambahkan, setidaknya 2,2 juta warga Republik Afrika Tengah membutuhkan bantuan kemanusiaan. Banyak warga yang tidak bisa menyelamatkan diri ke luar negeri dan terjebak di tengah pertempuran.(rep05)

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index