PEKANBARU - Sejak diputuskannya peleburan Liga Divisi I-III menjadi satu kompetisi dengan nama Divisi Liga Amatir Nusantara diklaim cukup membuat kerja Asosiasi Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) masing-masing provinsi, termasuk Riau semakin berat mulai 2014 mendatang.
Pasalnya, setiap Asosiasi PSSI Provinsi diberikan mandat untuk melaksanakan kompetisi Divisi Liga Amatir Nusantara sendiri. "Tugas kita akan semakin berat, namun untuk kebaikan dan perkembangan sepakbola masing-masing daerah, ini harus dilakukan," kata Ketua Umum Asosiasi PSSI Riau, Drh Chaidir MM.
Peleburan ini berlaku sejak Kongres PSSI se-Indonesia beberapa waktu lalu yang dimulai ketika peralihan statuta nama pengprov menjadi asosiasi. Di situ ditetapkan masing-masing daerah akan menjalankan liga atau kompetisi sendiri.
Dimana para pesertanya tentu anggota yang berada di bawah Asosiasi PSSI Provinsi masing-masing dengan sah dan valid. Terbilang berat tentu saja karena selama ini kompetisi berjalan secara nasional dan berkelanjutan.
Sementara mulai 2014 mendatang, ketiga divisi amatir yang terpisah pelaksanaannya dengan total tim yang sama dan merupakan perwakilan terbaik dari masing-masing daerah akhirnya digabung menjadi satu. dilansir goriau.com. (rep10)