Milan-Stephan El Shaarawy memperingatkan Mario Balotelli untuk mengontrol emosinya. Menurut El Sha, kelakuan Balotelli itu bisa merusak AC Milan untuk tampil kompetitif di musim ini.
Seperti yang diketahui, Balotelli telah diskors tiga pertandingan setelah memprotes keras wasit saat Rossoneri kalah 2-1 dari Napoli akhir pekan lalu. Ia absen saat melawan Bologna Selasa (24/9) lalu dan juga tidak akan tampil melawan Sampdoria dan Juventus.
El Shaarawy mengungkapkan, Balotelli langsung meminta maaf sesudah melakukan tindakan cerobohnya itu, namun ia tetap meminta kompatriotnya itu untuk lebih berperilaku sopan.
“Dia mengerti bahwa dia salah dan dia telah meminta maaf kepada kami setelah pertandingan [melawan Napoli]. Dia telah berbuat salah. Ini adalah bagian dari karakternya yang harus ia perbaiki, sebab bisa merugikan kami,” ujar Il Faraone kepada La Gazzetta delo Sport.
Pasukan Massimiliano Allegri saat ini duduk diperingkat 12 dengan koleksi lima poin, tertinggal 10 poin di belakang pemuncak klasemen, AS Roma.
Menurut La Stampa, AC Milan tengah mempertimbangkan akan menggunakan jasa psikolog olahraga untuk membantu Mario Balotelli dan pemain muda lainnya.
Keputusan ini bisa jadi dilatarbelakangi sanksi tiga laga yang diterima Super Mario setelah bersitegang dengan wasit di akhir pertandingan saat kalah 2-1 dari Napoli akhir pekan kemarin.
Kini, klub dikabarkan akan memboyong prikolog olahraga atau seorang 'pengasuh' untuk membantu para pemain muda menyikapi situasi stres dalam sepakbola di level atas.
Pemain yang ditengarai juga mengalami kesulitan mempertahankan konsistensi penampilan dan kepercayaan diri adalah Stephan El Shaarawy.
Il Diavolo Rosso sebelumnya sempat akan mengajukan banding terhadap sanksi Balotelli, namun belakangan skuat Massimiliano Allegri membatalkan rencana tersebut, sehingga Super Mario dipastikan absen di laga kontra Bologna, Sampdoria dan Juventus. (rep05)