Hatta Rajasa Buka Rakernas Kadin Indonesia di Riau

Hatta Rajasa Buka Rakernas Kadin Indonesia di Riau

PEKANBARU-Bertepatan dengan Hari Kakao, Indonesia berhasil melakukan replanþing terhadap 95 persen perkebunan kakao di Indonesia.

Hal itu disampaikan Menteri Perekonomian RI Hatta Rajasa dalam pidato pembukaannya dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kadin Indonesia di Riau bertema Pembangunan Berkelanjutan Yang berwawasan Lingkungan sebagai Kunci dalam Peningkatan Produksi dan Produktifitas Satu Juta Petani melalui Pola Kemitraan Plasma dengan dukungan inovasi pembiayaan Senin (16/9/13) .

Dalam kesempatan tersebut, Hatta menyatakan bahwa replanting perkebunan kakao adalah salah satu contoh dari berbagai upaya replanting berbagai komoditas perkebunan di Indonesia.

Ia juga meminta agar dalam pembangunan perkebunan termasuk jenis perkebunan lainnya seperti sawit, karet dan lainnya pengusaha menerapkan pembangunan perkebunan berwawasan green.

"Dari 9 juta ha kebun sawit Indonesia, 43 persen milik petani plasma dan petani swadaya. Kadin diharapkan melakukan penerapan tehnologi untuk meningkatkan produksi. Tentunya agar tidak terjadi upaya perluasan kebun yang sejauh ini rentan dengan ilegalitas," terangnya dilansir riauterkini.com.

Sementara itu wakil Gubernur Riau, HR Mambang Mit mengatakan bahwa pertumbuhan penduduk di Riau antara 2008-2012 sebesar 3,8 persen. Sementara tingkat kemiskinan di Riau mencapai angka 7,7 persen.

'Kita berharap dengan adanya berbagai program peningkatan kesejahteraan petani akan dapat membawa petani di Riau dan rakyat Riau umumnya mencapai tingkat kesejahteraan seperti yang diharapkan," terangnya.

Presiden Direktur RAPP, Kusnan Rahmin mengatakan bahwa dalam kegiatan rakernas ini dibahas mengenai ptroduksi berkelanjutan. RAPP sendiri saat ini memproduksi 2 juta bibit pohon yang akan diyanam sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan berkelanjutan.Hatta Rajasa Buka Rakernas Kadin Indonesia di Riau.

"RAPP dengan petani sangat erat, berbagai pelatihan dilakukan untuk petani sebagai upaya meningkatkan kemampuan petani di sekitar wilayah operasi RAPP. Tujuannya untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani," terangnya.

Selanjutnya, RAPP juga memiliki 4500 hektar (5 persen) tanaman kehidupan berupa karet sebagai bentuk pelaksanaan aturan yang kembali bertujuan untuk peningkatan kesejahteraan warga yang berada di sekitar wilayah operasinya.(rep2)

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index