SANTIAGO - Setidaknya 77 orang meninggal akibat kecelakaan kereta api di dekat Kota Santiago, Spanyol, Rabu (24/7) malam. Jumlah korban jiwa dikhawatirkan bertambah, mengingat banyak penumpang yang terjebak di dalamnya.
"Kejadiannya berlangsung sangat cepat. Kereta terasa berputar dan saling bertubrukan," kata Ricardo Montesco, salah seorang penumpang, seperti dilansir tempo.co. "Banyak orang tergencet di bagian bawah. Kami mencoba mendorong keluar dan kami menyadari kereta ternyata terbakar," tambahnya.
Kereta berkecepatan tinggi itu membawa sekitar 247 penumpang. Sampai berita ini diturunkan, setidaknya masih ada 131 korban luka. Korban luka dibawa ke rumah sakit di pusat Kota Santiago dan di kota lainnya. Pihak berwenang berharap, warga lain bisa membantu untuk mendonorkan darah bagi pasien luka.
Sementara itu, beberapa korban jiwa yang belum sempat terangkut oleh ambulans, masih tergeletak di pinggir rel dengan ditututupi kain. Kereta api nahas itu berangkat dari Madrid menuju Ferol.
Hingga kini, pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab kecelakaan. Namun, ada yang menduga kecelakan terjadi akibat laju kereta yang terlalu tinggi. (rep05)