Portugal Dituding Susah Menang Karena Para Pemainnya Sudah tak Percaya Ronaldo!

Portugal Dituding Susah Menang Karena Para Pemainnya Sudah tak Percaya Ronaldo!

London - Dalam pertandinan perdananya melawan Republik Ceko kemarin, Portugal menang susah payah dan mengakhiri pertandingan dengan kemenangan tipis 2-1. Susahnya menjebol gawang lawan, diduga karena pemain-pemain Portugal ogah mengoper bola kepada Cristiano Ronaldo.

Bertanding di Red Bull Arena, Leipzig, pada Rabu (19/6) dinihari WIB kemarin, Portugal diredam di sepanjang paruh pertama. Setelahnya Republik Ceko mengejutkan usai Luka Provod membuka skor di menit ke-60.

Selecao das Quinas diuntungkan dengan gol bunuh diri Robin Hranac sembilan menit berselang. Sebelum pemain pengganti Francisco Conceicao mencetak gol kemenangan Portugal di injury time.

Cristiano Ronaldo melepaskan lima percobaan (3 on target) selama merumput di atas lapangan. Namun, pemenang Ballon d'Or lima kali itu melewatkan sebuah peluang emas dari jarak dekat di babak pertama dan cuma melakukan 32 sentuhan.

Di tengah kemenangan kurang meyakinkan itu Timnas Portugal disorot. Mantan pemain sekaligus mantan Manajer Manchester City Stuart Pearce menilai, sejumlah pemain Portugal enggan menyuplai bola kepada Ronaldo termasuk Bernardo Silva.

"Ini mungkin terdengar konyol, tapi [mungkin] mereka tidak cukup mempercayai Ronaldo untuk mensuplai bola kepada dia, hal-hal semacam itulah," sebut Pierce kepada TalkSPORT saat half-time.

"Ada kalanya di dalam pertandingan di mana dia sudah menjulurkan kakinya dan mereka tidak ngoper bola ke kakinya. Ada momen itu dengan Bernardo Silva, yaitu salah satu operan tipuan [pemain Ceko] yang bisa dipotong. Bernardo Silva menguasai bola di lingkaran tengah, Ronaldo menjauh dari lawannya ke posisi kanan dalam."

"Saya berpikir, 'Jika ini terjadi pada 10 tahun lalu, anda mengirim operan di depan dia dan anda tahu betul bahwa dia akan ke sana dan mencetak gol'. Dia [Silva] memilih tidak mengoper, dan saya merasa itu cukup aneh," Pearce menambahkan.**

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index