Lebih Kurang 100 Sampel Telah Di Uji

Litbangkes Belum Keluarkan Izin Operasional Laboratorium Biomolekuler RS Madani

PEKANBARU - Izin operasional laboratorium biomolekuler milik Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru masih diproses. Izin yang diajukan ke Badan Litbangkes belum juga keluar. Namun, hingga kini tempat itu sudah menguji 100 sampel swab.

"Masih belum (keluar izin). Masih diproses," kata Sekretaris Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru dr Zaini Rizaldy Saragih, Selasa (1/12/2020).

Saat ini, laboratorium itu masih melayani pemeriksaan sampel swab internal atau pasien yang dirawat di RSD Madani saja. Zaini berharap, izin yang diajukan ke Litbangkes itu segera keluar.

Direktur RSD Madani David Oloan mengatakan, sejak bisa difungsikan, laboratorium itu sudah bisa menguji sampel swab meski sebatas pasien RSD Madani saja.

"Lebih kurang 100 sampel sudah kita uji," kata David.

Lanjutnya, dalam sehari, jumlah sampel yang diuji di laboratorium itu 20 hingga 30 sampel. Jika sudah mendapatkan izin dari Litbangkes, ia menyebut laboratorium itu bisa menampung hingga 1.000 sampel sehari.

"Ada juga rekan-rekan tenaga medis yang bertugas di rumah sakit itu," jelasnya.


[Ikuti Riaudaily.com Melalui Sosial Media]