Riau

Geger Penemuan Mayat, Warga Sekitar : Dia Bilang Ingin Bertemu Keluarganya Di Pekanbaru

PEKANBARU - Sosok mayat yang ditemukan di depan ruko pondok jamu di Jalan SM Amin, Kelurahan Bina Widya, Kecamatan Tampan, Pekanbaru hingga kini belum diketahui identitasnya. Namun menurut pengakuan warga sekitar, pria tersebut pernah bercerita kalau ia ke Pekanbaru ingin bertemu dengan keluarganya.

Korban diketahui datang dari Belilas, Kabupaten Indragiri Hulu menggunakan Bus PT. Sipirok Nauli.

Kapolsek Tampan Kompol Hotmartua Ambarita mengatakan, sebelum almarhum meninggal dunia ternyata ia bercerita kepada warga sekitar alasan ia berkunjung ke Pekanbaru.

"Almarhum datang dari Belilas dinaikkan bus oleh warga sana secara gratis untuk diantar ke Pekanbaru. Menurut pengakuan dari almarhum sebelum meninggal, dia bercerita kepada warga di sana bahwa ingin bertemu dengan keluarganya di sini," ucap Ambarita, Selasa (24/11/2020).

Seketika pukul 05.30 WIB, korban mengalami kejang-kejang dan mengeluarkan buih di mulutnya. Setibanya petugas polisi berada di TKP, almarhum sudah dalam keadaan meninggal dunia.

"Kita masih mencari identitas yang bersangkutan karena informasi tersebut pengakuan dari almarhum sebelum meninggal terhadap orang di sekitar situ. Kami sulit mengidentifikasi almarhum karena identitasnya tidak ada sama sekali," katanya.

"Kami tetap berusaha untuk menghubungi keluarga almarhum. Jenazahnya saat ini masih berada di RS Bhayangkara. Kemungkinan almarhum mempunyai penyakit melihat badannya yang sangat kurus," pungkasnya.

Sebelumnya, penemuan mayat yang masih belum diketahui identitasnya tersebut ditemukan oleh warga yang melintas di TKP saat hendak melaksanakan shalat subuh pada Selasa (24/11/2020) sekitar pukul 05.05 WIB.


[Ikuti Riaudaily.com Melalui Sosial Media]