PEKANBARU - Proses pembelajaran tatap muka di Kota Pekanbaru akan mulai dilakukan pada pekan depan. Para peserta didik akan menjalani proses pembelajaran secara terbatas pada masa pandemi covid-19.
"Kita insyaAllah akan buka aktivitas di sekolah lagi dengan waktu terbatas," ujar Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Ismardi Ilyas, Rabu (4/11/2020).
Menurutnya, penerapan pembelajaran tatap muka setelah ada izin dari Walikota Pekanbaru. Mereka menerbitkan edaran usai mendapat lampu hijau dari Walikota Pekanbaru.
"Jadi kalau bisa Senin depan kita berlakukan, paling lambat Rabu depan," paparnya
Ismardi mengaku sudah menyampaikan rencana ini kepada Walikota Pekanbaru. Ia sudah mengajukan izin kepada Walikota Pekanbaru. Dirinya juga meminta petunjuk dari Kementerian Pendidikan RI terkait rencana tersebut. Ia menyebut kementerian memperbolehkan rencana tersebut.
"Mereka menyerahkan ke daerah, tergantung kebijakan daerah seperti apa," jelasnya.
Sistem tatap muka terbatas ini hanya satu kali pertemuan dalam sepekan. Saat kondisi berangsur membaik baru dua kali pertemuan dalam sepekan. Mereka yang masuk hanya 50 persen dari total peserta didik. Nantinya proses pembelajaran cuma dua hingga tiga jam. Bangku yang ada cuma dipakai satu peserta didik. Mereka tidak menggunakannya secara bergantian. Jarak antar peserta didik berkisar 1,5 meter.
"Jumlah siswa juga dibatasi. SOP nya juga sudah kita siapkan," terangnya.
Ismardi menyebut bahwa kebijakan ini adalah kelanjutan dari rencana belajar tatap muka di masa pandemi covid-19. Ia menyebut peserta didik wajib memakai masker saat sekolah.
"Mereka juga menjaga kebersihan tangan dengan mencuci tangan," paparnya.
Ismardi menyebut pihak sekolah sudah siap dengan rencana ini. Apalagi sudah dipersiapkan jelang tahun ajaran baru pada pertengahan tahun 2020 lalu.
"Nanti kita persiapkan lagi, supaya penerapannya bisa optimas," ujarnya. (rep05)