Bakal Libur Panjang Akhir Oktober

Usulan Aktifkan Posko Perbatasan, Gubri Syamsuar : Jika Provinsi Tetangga Tidak Buat, Akan Sia-Sia

PEKANBARU - Gubernur Riau yang juga Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Riau, Syamsuar, mengakui sudah ada masukan agar pihaknya mengaktifkan kembali posko di perbatasan. Tujuannya, untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 menyusul cuti bersama akhir Oktober nanti.

Meski sudah ada masukan, pihaknya belum ada rencana mengaktifkan posko untuk memeriksa orang masuk dan keluar provinsi Riau. Menurutnya itu hanya akan sia-sia kalau hanya dibuat di Riau saja.

"Yang jadi persoalan, kalau kita buat seperti itu, namun provinsi tetangga tidak buat, rasanya sia-sia," kata Gubri.

Karena itu, Gubri mememinta orang yang datang ke Riau untuk bisa menjaga diri. Misalnya jika ada gejala-gejala Covid-19, seperti demam, batuk-batuk, pilek dan lainnya cepat ke fasilitas kesehatan.

"Sebenarnya kalau seperti itu tidak ada masalah. Tapi kami harap dalam situasi dan kondisi saat ini sebaik ini kita lebih baik membatasi diri. Karena sekarang banyak OTG, kalau tak perlu saya kira tak keluar," cetusnya.

Sebelumnya, Gubri menyatakan untuk antisipasi ledakan kasus Covid-29 masa cuti bersama 28-30 Oktober 2020, Gubri meminta kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tidak memanfaatkan cuti bersama tersebut ke luar kota.


"Kami berharap kalau tak perlu tak usah keluar kota. Saya kalau tak penting sekali tak keluar kota. Begitu juga staf saya kalau tak penting tak saya izinkan keluar kota," tegas Gubri.

"Kalau memang harus keluar kota, kami sudah mewajibkan seluruh pegawai kalau pulang keluar daerah harus swab untuk mendeteksi apakah terpapar Covid-19 atau tidak. Misalnya pulang dari Sumatera Barat, Sumatera Utara atau Jakarta harus swab," terangnya.(rep05)


[Ikuti Riaudaily.com Melalui Sosial Media]