TABRAK LARI MAUT

Polisi Hanya Menemukan Mobil Pajero yang Menabrak 2 Pesepeda

PEKANBARU - Pengendara mobil Pajero yang menabrak pesepeda hingga tewas di Jalan Sudirman -Arifin Ahmad Pekanbaru Minggu (13/9/2020) masih diburu.

Polisi berhasil menemukan mobil Pajero bernomor polisi BM 1233 RQ yang diduga menabrak pesepeda hingga tewas sekitar pukul 07.00 WIB.

Namun, pengemudi mobil  masih belum terlacak keberadaanya. Mobil tersebut ditemukan di pinggir jalan dan saat ini sudah diamankan di Satlantas Polresta Pekanbaru.

"Mobilnya berhasil kami amankan di daerah Jalan Taman Karya, Kecamatan Tampan, Pekanbaru sekitar pukul 16.00 WIB. Untuk diduga pelaku masih melarikan diri," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Pekanbaru Kompol Emil Eka Putra melalui pesan WhatsApps, Minggu (13/9/2020) malam.

Setelah melacak plat nomor polisi, mobil Pajero warna putih itu diketahui atas nama Alexander.
Namun, saat ditemui petugas, Alexander mengaku mobilnya itu sudah pindah tangan.

"Hasil pemeriksaan dari Bapak Alexander, mobil itu sudah pindah tangan beberapa bulan yang lalu. Oleh karena itu, kepada masyarakat Pekanbaru mohon doanya agar kami bisa menangkap pelaku tabrak lari tersebut," ungkap Emil.

Seperti diberitakan sebelumnya, pengemudi Pajero itu menabrak dua pesepeda. Satu pesepeda bernama Zulhemli tewas di lokasi kejadian.

Sedangkan pesepeda lainnya bernama Haryanto Jasman (30) mengalami luka berat.
"Ya, benar. Satu korban meninggal dunia perempuan atas nama Zulhelmi berstatus sebagai PNS (pegawai negeri sipil). Korban mengalami luka berat di kepala dan kaki," kata Emil melalui pesan WhatsApps, Minggu.

Emil menjelaskan, kronologi kecelakaan itu terjadi pada pukul 07.00 WIB. Kedua korban diketahui sedang bersepeda melintasi simpang Jalan Jenderal Sudirman-Arifin Achmad di lajur kiri.
Tiba-tiba sebuah mobil Pajero melaju dan menabrak kedua pesepeda tersebut

"Diduga mobil Pajero berwarna putih bergerak di Jalan Jenderal Sudirman jalur barat datang dari arah selatan menuju utara," kata Emil.

Saat ini, polisi tengah melacak pengemudi Pajero tersebut.

Diduga kuat pengemudi mobil lalai dan mengakibatkan kecelakaan maut itu.

"Berdasarkan olah TKP dan keterangan saksi, kita menyimpulkan bahwa pengemudi mobil human error. Pada saat berkendara, pengemudi tidak memperhatikan keselamatan sepeda dayung yang berada di depannya, sehingga mengakibatkan terjadinya kecelakaan lalu lintas," kata Emil. Polisi kini masih menyelidiki kasus ini. (rep05)


[Ikuti Riaudaily.com Melalui Sosial Media]