Pekanbaru-Hingga saat ini, PT Sarana Pembangunan Riau (SPR) belum juga diaudit, pasca penolakan terhadap Badan Pengawasa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Riau beberapa waktu lalu.
Kepala BPKP Perwakilan Riau Panijo mengaku siap kembali mendatangi SPR, jika memang ada permintaan dari Pemprov Riau.
"Kalau sekarang memang belum ada permintaan. Kalau ada kita audit," kata Panijo, Selasa (5/5/15).
Menurutnya, BPKP tidak ada mengaudit tanpa ada permintaan. Tapi jika memang diminta, BPKP akan segera melaksanakan tugasnya. Meski begitu dirinya berharap pasca penolakan SPR saat ingin diaudit beberapa waktu lalu tidak terjadi lagi.
"Jangan sampai, audit inikan tujuannya mencari kesalahan. Justru sebaliknya meluruskan jika memang ada kesalahan," ujarnya.
Sementara Plt Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman menyatakan tidak ada alasan SPR untuk menolak audit. Namun kapan akan kembali dilakukan, menurutnya, akan tetap dilakukan, meski belum dipastikan waktunya.
"Itu tetap akan diaduit. Tak ada alasan untuk tak diaudit," ungkap Andi, begitu biasa disapa.
Ditegasnya, perusahaan swasta yang tidak ada menggunakan uang negara saja tetap memerlukan audit untuk mengetahui kondisi perusahaannya.
Apa lagi SPR yang nota bene perusahaan berplat merah. Hanya saja saat ini untuk posisi komisaris dan direksinya sudah habis masa jabatannya dan akan ada pergantian "pemain" baru nantinya.
"Sudah diberi tahu, kebetulankan direksi dan komisarisnya sudah habis. Ini akan dilakukan pergantian," ungkap Andi lagi. (rep05/mcr)