Usai Bunuh Gurunya, Siswa Spanyol Ini Menangis

 Usai Bunuh Gurunya,  Siswa Spanyol Ini Menangis
Tanpa sebab yang jelas, seorang pelajar sekolah menengah di Spanyol berusia 13 tahun yang bersenjatakan panah dan pisau, membunuh gurunya di sekolah. Anehnya, pelaku justru menangis setelah menyadari apa yang telah dilakukannya.
 
Tangisannya itu pecah setelah ia ditenangkan oleh guru olahraganya yang dengan sabar membujuk muridnya yang baru saja kesetanan ini. 
 
David Jurado, nama sang guru olahraga itu, dalam sebuah wawancara dengan stasiun televisi Telecinco, Selasa (21/4) menjelaskan bagaimana ia berhasil menenangkan si anak, yang dalam aksi brutalnya itu juga melukai dua guru lain dan dua siswa di sekolah menengah Barcelona, sehari sebelumnya,  Senin (20/4).
 
David Jurado mengatakan, saat itu ia sedang berada di halaman sekolah ketika melihat sejumlah siswa berlari dan menangis. Salah satu siswa termuda mengatakan kepadanya ada "orang gila" yang "mengancam untuk membunuh semua orang."
 
Pak guru ini kemudian berlari ke lantai dua di mana ia melihat anak itu dengan pisau di tangannya. Menurut Jurado, ia kemudian pergi mencari tongkat dan ketika kembali, ia melihat siswa itu di dalam kelas mempersiapkan sejenis bom molotov.
 
"Rencana saya adalah menyergap dia dari belakang dan memukul tangannya untuk melucuti dia," kata Jurado. (rep05)

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index