Pengembangan IKM Perlu Dorongan Semua Pihak

Jumat, 27 September 2013 | 12:14:00 WIB
ilustrasi

BENGKALIS - Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bengkalis H Amir Faisal menegaskan, dalam rangka mendorong terjadinya peningkatan dan pengembangan Industri Kecil dan Menengah (IKM) di daerah ini, maka diperlukan kerjasama dan peran aktif dari semua pihak.

"Tidak hanya pemerintah daerah semata, dunia usaha juga memiliki peran yang besar dalam mengambil langkah-langkah secara komprehensif agar semua aktivitas industri maupun perdagangan di Bengkalis dapat lebih berperan dalam menghadapi situasi yang tidak bisa diprediksi terhadap peluang usaha industri di kabupaten ini," ujarnya saat ditemui usai membuka secara resmi kegiatan Pembinaan dan Pelatihan IKM Usaha Menjahit tingkat Kabupaten Bengkalis yang diselenggarakan di Wisma Surya Bengkalis, belum lama ini.

Dikatakan, di era persaingan global dan perekonomian dunia saat ini, maka harus diupayakan agar dapat memenangkan persaingan dan tidak boleh hanya menunggu, melainkan harus mempersiapkan diri secara proaktif dalam mendorong dan meningkatkan IKM di daerah ini, termasuk memanfaatkan segala peluang pasar yang ada.

Perkembangan sektor industri di kabupaten berjuluk 'Negeri Junjungan' ini lanjut Amir, jika dilihat dari jumlah IKM yang menjalankan kegiatan usahanya,  dewasa ini dinilai cukup menggembirakan. Namun dalam perkembangannya terdapat sejumlah kendala yang dihadapi para pelaku usaha IKM itu sendiri, yakni seperti rendahnya kualitas SDM, terbatasnya sarana dan prasarana, modal usaha yang tidak memadai, terbatasnya akses pemasaran dan teknologi informasi.

"Untuk mengatasi hal ini, Pemkab Bengkalis telah membuat arah kebijakan pembangunan industri Kabupaten Bengkalis yang dijabarkan melalui program dan kegiatan meliputi mengadakan pelatihan, penyediaan sarana dan prasarana, bantuan modal, meningkatkan akses pemasaran dan meningkatkan penguasaan teknologi dan informasi," katanya menjelaskan. seperti dilansir Metro Riau.

Kegiatan pembinaan dan pelatihan IKM dalam bidang usaha menjahit diikuti sebanyak 16 pesera dari 8 kecamatan di Kabupaten Bengkalis. Dalam kesempatan itu, Amir Faisal berharap setelah mengikuti pembinaan dan pelatihan, para peserta dapat menerapkan keterampilan dan pengetahuan yang didapat, baik untuk diri sendiri maupun kelompok masyarakat umumnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Industri Logam, Mesin, Tekstil dan Aneka (Ilmeta) Disperindag Bengkalis H Alfakhrurazy menyebutkan, kegiatan pembinaan dan pelatihan IKM bidang usaha menjahit yang dilaksanakan bidangnya ini, dilaksanakan selama sepekan penuh. Sementara instruktur pada pelatihan ini sengaja didatangkan dari Pekanbaru (rep05)

Terkini