Kuota Bantuan Siswa Miskin Riau Bertambah

Rabu, 21 Agustus 2013 | 06:10:00 WIB

PEKANBARU - Bantuan Siswa Miskin (BSM) SMP Riau bertambah sebanyak 238.697 siswa. Penambahan kuota ini terkait kebijakan Pemerintah Pusat tentang kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dilakukan beberapa waktu lalu.

Kabid Pengembangan SMP Dinas Pendidikan (Disdik) Riau, Sri Fetri Haryanti mengatakan hal ini, usai pembukaan workshop tim teknis kabupaten/kota untuk beasiswa, Senin (19/8/2013) malam, di Pekanbaru.

"Penambahan anggaran terhadap BSM ini sebesar Rp200 ribu per siswa per tahun, maka total yang diterima setiap siswa tahun ini senilai Rp750 ribu. Mengingat tahun sebelumnya, setiap siswa hanya menerima Rp550 ribu per tahun," ungkapnya.

Diakui mantan Kabid Pengembangan SD Disdik Riau ini, kuota penambahan BSM Riau ini diperoleh setelah Disdik Provinsi mengikuti rapat koordinasi (Rakor) di Jakarta beberapa waktu lalu. Dengan hasil kuota ini, terang Fetri, pihaknya perlu melakukan koordinasi dengan tim teknis yang menangani hal tersebut di setiap kabupaten/kota di Riau.

"Makanya, lewat worskshop ini kita perlu menselaraskan dan melakukan koordinasi dengan kabupaten/kota, terkait calon siswa penerima bantuan itu di setiap daerah," ujarnya dilansir halloriau.com.

Hasil kuota BSM SMP Riau itu, tambah Fetri, Kota Pekanbaru menjadi daerah penerima terbanyak, yakni 40.844 siswa. Disusul Kabupaten Kampar ada 26.857 siswa. Kemudian Kabupaten Bengkalis 25.988 siswa. Lalu, Kabupaten Rokan Hilir 25.450 siswa.

Selanjutnya, Kabupaten Siak 20.043 siswa, Kabupaten Indragiri Hilir 19.244 siswa, Kabupaten Rokan Hulu 19.117 siswa, Kabupaten Indragiri Hulu 16.496 siswa.
"Sedangkan posisi sembilan berada di Kabupaten Kuansing sebanyak 13.336 siswa. Lalu, Kota Dumai 12.268 siswa, Kabupaten Pelalawan 11.777 siswa. Dan terakhir di Kabupaten Kepulauan Meranti ada 7.277 siswa," paparnya.

Sementara itu, Plt Kepala Disdik Riau, Hadimihardja SPd MP, mengantakan bahwa bantuan kepada siswa miskin yang diberikan pemerintah ini dalam upaya membantu kelangsungan siswa terkait dalam menempuh pendidikan mereka.

"Adanya bantuan yang diberikan pemerintah ini, seperti BSM, Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan sebagainya, tujuannya tak lain untuk memenuhi kebutuhan siswa dalam menempuh pendidikan, sehingga diharapkan tak ada lagi anak di Indonesia, khususnya Riau tak bersekolah," sebutnya.(rep2)
 

Terkini