Ini Pengakuan 'Om Albert' yang Ajak YouTuber Korea ke Hotel hingga Viral

Sabtu, 11 Mei 2024 | 14:42:48 WIB
Momen Asri Damuna, Kepala Kantor UPBU Sangia Nibandera Kolaka, mengajak YouTuber Korea Jiah ke hotel. (Foto: Tangkapan layar youtube JIAH)

Jakarta - Video youtuber asal Korea bernama Jiah, bertajuk 'Menjadi Teman dengan Para Om | ke Bunaken dari Manado' yang diunggah pada Minggu (5/5) lalu itu kini viral ramai hingga ditonton lebih dari 300 ribu kali, sementara kolom komentar sudah dibanjiri lebih dari 9 ribu komentar per Sabtu (11/5) pukul 12.00 WIB.

Dalam konten video yang heboh itu, Jiah semula tengah menyantap makanan sendirian. Ia kemudian diajak mengobrol oleh dua laki-laki di meja seberang. Dua laki-laki itu sempat menanyakan daerah asal Jiah, kemudian mengajak YouTuber itu bergabung dengan mereka untuk saling berkenalan.

Jiah dan kedua orang itu lantas berbincang dan saling bertukar cerita. Jiah mengaku akan pergi ke Bunaken, sementara kedua laki-laki tersebut berada di Manado karena urusan bisnis.

Dalam waktu tak lama, identias kedua laki-laki itu pun terungkap. Salah satunya yang dipanggil om, tak lain adalah Asri damuna, Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Sangia Nibandera Kolaka, Sulawesi Tenggara.

Setelah video viral, Asri Damuna pun buka suara soal ajakan terhadap Youtuber asal Korea Selatan, Jiah untuk mampir ke hotel. Video rekaman soal ini viral di media sosial.

Asri menjelaskan, kejadian itu bermula saat dia dan temannya Alex makan di sebuah tempat makan di dekat hotel tempatnya menginap. Saat itu, ruangan utama di tempat makan tersebut dalam keadaan penuh. Alhasil, ia dan rekannya masuk ke ruangan sebelah, tempat sang Youtuber asal Korea berada.

"Youtuber Korea itu ngajak bergabung. Tapi Youtuber Korea ini ngajak bergabung, dia belum melakukan untuk syuting itu. Setelah kita bergabung nah makanannya orang Korea itu digabung sama kita," kata Asri, Sabtu (11/5).

"Setelah digabung sama kita, dia minta izin bang, 'Om boleh gabung makan di sini sekalian ambil gambar', terus saya bilang boleh," imbuhnya.

Menurutnya, Jiah sempat menanyakan berbagai hal, soal daerah asal dirinya, tempat pariwisata, hingga makanan khas. Asri menyebut setelah mereka selesai makan, Jiah kemudian bertanya soal tempatnya menginap. Alex lantas menjawab di hotel yang lokasinya ada di depan tempat makan.

"Setelah makan nah dia sempat nanya 'Abang nginep di mana'? Saya bilang abang nginep di hotel depan sana, Hotel Swiss Bell, saya bilang mau mampir silakan," ujarnya.

Asri mengklaim video yang beredar di media sosial saat ini telah diedit dan tidak utuh sehingga kemudian muncul persepsi negatif di masyarakat.
"Pada intinya ini video-video yang beredar itu sudah diedit banyak, sudah terputus-putus," ucap Asri.

Asri pun menegaskan tidak memiliki niatan untuk menggoda Youtuber asal Korea itu. Ia berdalih hanya tak melarang jika Jiah ingin mampir ke hotel tempatnya menginap.

"Tidak ada unsur menggoda, saya cuma kalau mau ke hotel saya silakan. Kita tidak melarang dan dia sudah baik dengan kita sampai dia sebut saya sampai dia keluar itu lalu dia pukul saya tapi sudah tidak ada siaran, abang baik, om baik," tuturnya.

Soal nama 'Albert' yang digunakannya saat berkenalan merupakan nama panggilan yang sering digunakan oleh rekan-rekannya. "Iya (mengaku bernama Albert) karena nama-nama panggilan, nama-nama gaul begitu, di kantor aja itu sering teman-teman saya panggil Albert," kata dia.

Kini, setelah video tersebut viral, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membebastugaskan Asri Damuna. Pembebastugasan ini dilakukan guna memudahkan penyelidikan lebih lanjut terkait video Asri yang tengah viral.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menurutnya telah memerintahkan agar kebenaran berita yang tengah viral tersebut segera diusut dan diberikan sanksi tegas jika terbukti bersalah. Untuk itu, pemeriksaan terhadap yang bersangkutan tengah dilakukan.

"Jika terbukti benar, maka artinya yang bersangkutan tidak dapat menjaga marwah sebagai Aparatur Sipil Negara. Kemungkinan akan ada sanksi internal terkait hal tersebut," ujar juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati, di Jakarta. **

Tags

Terkini