Ribuan Pekerja Indonesia Mengamuk di KJRI Jeddah

Senin, 10 Juni 2013 | 08:26:00 WIB

JEDDAH - Ribuan pekerja Indonesia di Jeddah, Arab Saudi, dikabarkan
mengamuk di Konsulat Jenderal RI, Minggu (9/6/2013) waktu setempat. Mereka
membakar beragam perkakas di pintu masuk Konsulat dan berusaha menerobos
untuk melakukan pembakaran gedung. Aksi tersebut dipicu kemarahan atas
proses dokumen perjalanan.

"Kami masih memeriksa apakah ada korban atau berapa banyak pekerja
terluka," kata Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi Gatot Abdullah Mansyur
seperti dikutip Arab News. Dia mengatakan bahwa semua diplomat dan staf
konsuler aman.

Kru Pertahanan Sipil, polisi, pasukan khusus, dan ambulans Bulan Sabit
Merah turun ke tempat kejadian untuk memulihkan ketertiban. Jalan menuju ke
Konsulat ditutup.

Saksi mata mengatakan, api masih menyala hingga pukul 22.00 waktu setempat.
Petugas pemadam kebakaran pun masih terlihat berupaya memadamkannya.
Kerusuhan ini adalah buntut insiden pada Sabtu (8/6/2013). Saat itu para
pekerja perempuan Indonesia "menyerbu" Konsulat untuk mendapatkan dokumen
perjalanan. Setidaknya tiga perempuan terluka dan pingsan.

Para pekerja Indonesia di Arab Saudi yang tak memiliki izin bekerja punya
tenggat waktu hingga 3 Juli 2013 untuk "melegalkan" keberadaan dan
aktivitas mereka. Dokumen yang harus dipastikan mereka miliki adalah visa
kerja.

Perseteruan antara para pekerja, polisi, dan pejabat Konsulat diduga dipicu
oleh frustrasi para pekerja karena lamanya pengurusan dokumen dan kurangnya
pengorganisasian di Konsulat. (rep02)
 

Terkini