PEKANBARU - Dua orang anak punk menganiaya temannya sendiri hingga tak
sadarkan diri. Masalah sepele karena korban Agussalim Lubis (23) warga
Jalan Teratai Kecamatan Senapelan tidak diperbolehkan ikut mengamen di
simpang SKA Jalan Tuanku Tambusai.
Penganiayaan dilakukan Na dan Ad, Sabtu (8/6/13) malam. Sebelum dianiaya
korban mengaku sempat diculik. "Saya laku dikeroyok, dipukul oleh teman
saya sendiri," ujar agus.
Korban mengatakan tak tahu alasan mengapa Na dan Ad tak mau mengajaknya
ngamen hingga terjadi keributan. Lawan yang tak seimbang membuat korban
pingsan dengan bersimbah darah di kepala.
Warga yang mengetahui kejadian itu langsung membawa korban ke klinik
terdekat untuk mendapat penanganan medis. Setelah sadar, korban melaporkan
kejadian yang dialaminya ke Polsek Payung Sekaki, Minggu (9/6/13) siang.
Kapolsek Payung Sekaki, AKP Deddy Herman SIK melalui Kanit Reskrim, Iptu
Billy Gustiano Barman membenarkan kejadian itu. "Laporan korban masih
diselidiki," tutur Billy ketika dikonfirmasi wartawan, Senin (19/6/13).
(rep02)