Percakapan Empat Mata Antara Jokowi dan Dahlan

Selasa, 15 Juli 2014 | 11:53:00 WIB
Surabaya - Calon Presiden nomor urut dua Joko Widodo setelah berkunjung ke redaksi Jawa Pos sempat mengadakan pertemuan empat mata dengan bos Jawa Pos Grup Dahlan Iskan di sebuah ruangan yang berdekatan dengan ruang redaksi Radar Surabaya. Percakapan keduanya yang dilakukan secara tertutup, hanya berlangsung selama 15 menit. Jokowi lalu menemui para redaksi Jawa Pos Grup yang telah menantinya.
 
"Waktu pertemuan empat mata dengan beliau, saya sampaikan saya minta maaf," kata Dahlan Iskan di Graha Pena, Senin malam 14 Juli 2014.
 
Permintaan maaf Dahlan itu lantaran ia  merasa usahanya membantu Jokowi menaikkan suara belum maksimal. Ternyata hitung suara secara cepat hasilnya tak begitu jauh dari pesaing Jokowi, Prabowo Subianto. "Saya nyuwun ngapunten, selisih lima persen cukup besar," kata Dahlan disambut tepuk tangan para redaksi yang hadir di ruangan tersebut.
 
Soal dilema perbedaan hasil hitung suara secara cepat ini memang menjadi polemik. Masing-masing kubu pasangan nomor urut 1 Prabowo-Hatta Rajasa dan nomor urut 2 Jokowi-Jusuf Kalla sama-sama mendeklarasikan kemenangannya berdasarkan hitung cepat lembaga survei.
 
Dahlan pun berkomentar, dinamika politik semacam itu sebenarnya pernah terjadi saat pemilihan Gubernur DKI Jakarta. Kala itu, hasil penghitungan cepat menyatakan kemenangan Jokowi-Basuki Tjahaja Purnama sebagai pasangan gubernur dan wakil gubernur.  Namun, Fauzi Bowo yang saat itu menjadi pesaing segera mengucapkan selamat kepada Jokowi yang terpilih menjadi Gubernur DKI. "Sebetulnya rakyat rindu seperti itu," kata dia.
 
Mendengar penuturan Dahlan, Jokowi membenarkan. Bekas wali kota Solo ini menambahkan, Fauzi Bowo bahkan menelponnya untuk mengucapkan selamat. "Mas, Anda sekarang jadi Gubernur DKI, selamat ya," kata Jokowi menirukan ucapan selamat dari Fauzi Bowo. Kunjungan Jokowi ke Graha Pena ini dilakukan setelah ia singgah ke kantor DPD PDIP dan PWNU Jatim. (rep01/tc)

Terkini