Sosialita

Ini Minuman Yang Kurangi Risiko Kena Stroke

ilustrasi/net
MENJAGA kesehatan dapat dilakukan dengan berbagai cara. Tidak hanya dengan berolahraga dan menerapkan pola makan yang sehat, minum alkohol juga menjauhkan Anda dari berbagai risiko penyakit. Benarkah?
 
Penelitian baru telah menemukan bahwa minum dua gelas minuman beralkohol setiap hari dapat mengurangi risiko stroke. Tetapi, studi yang dipublikasikan dalam International Journal of Cardiology menyebutkan bahwa minum lebih dari dua gelas minuman beralkohol dapat meningkatkan risiko stroke hemoragik.
 
Pemimpin penelitian Yu-Hao-Zhou dari Shanghai Seventh People Hospital mengatakan, konsumsi alkohol tidak lebih dari dua gelas setiap hari berhubungan dengan penurunan risiko iskemik. Hal ini karena konsentrasi alkohol yang rendah dapat meningkatkan kadar kolesterol baik, menurunkan agregasi platelet, meningkatkan fibrinolisis, dan mengurangi tingkat fibrinogen plasma.
 
“Tetapi di sisi lain, asupan alkohol lebih dari dua gelas setiap hari meningkatkan risiko hemoragik. Hal ini karena asupan alkohol berlebihan berpotensi menyebabkan tekanan darah tinggi, mengurangi agregasi platelet, dan meningkatkan fibrinolisis melalui peningkatan sekresi aktivator plasminogen dari sel-sel endotel,” jelasnya, seperti dikutip Newsmaxhealth, Kamis (29/5/2014).
 
Sementara, beberapa studi terdahulu telah menunjukkan bahwa konsumsi alkohol intensitas ringan sampai sedang berhubungan dengan risiko penyakit jantung dan stroke iskemik lebih rendah. Tetapi, penelitian lain menunjukkan bila mengonsumsi minuman beralkohol berlebihan dapat meningkatkan risiko hipertensi dan fibrilasi atrium, yakni dua faktor dominan penyakit stroke.
 
Dengan demikian, dua penelitian tersebut menunjukkan bahwa mengonsumsi alkohol tidak secara berlebihan tiap hari menurunkan risiko stroke dan kematian akibat penyakit tersebut. Selain itu, mengonsumsi secara berlebihan minuman beralkohol dikaitkan dengan peningkatan risiko terserang stroke. (rep05/ozc)
 
 

[Ikuti Riaudaily.com Melalui Sosial Media]