Zakat Mal di Siak Terus Meningkat

BAZ Bagikan Zakat ke Mustahiq Tiga Kali dalam Setahun

Siak-Setelah Pemerintah Kabupaten Siak melakukan adanya pengambilan zakat Mal yang bersumber dari zakat profesi dan masyarakat yang langsung di ketuai oleh Wakil Bupati Siak Drs H Alfedri Msi terus mengalami adanya peningkatan pendapatan, dan untuk penyerahan zakat mal kepada masyarakat yang berhak menerima pembangianya dalam setahun sebanyak tiga kali.
 
Bupati Siak Drs H Syamsuar Msi dan Wakil Bupati Siak Drs H Alfedri Msi Camat Siak Wan Saiful  yang hadir bersama sama untuk menyerahkan zakat di Kecamatan Siak desa Belantik dusun Tiga Belantin, Minggu lalu (25/5).
 
Bupati Siak Drs H Syamsuar Msi dalam sambutanya menyampaikan pada penyerahan zakat di desa langkai yang bisa bersama Bupati dan wakil Bupati hadir , ini bagian dari upaya kita untuk membantu para kaum duafa , karena dengan melalui zakat inilah yang kita ambil dari para muzaki sehingga dapat membantu masyarakat yang kurang mampu, melalui zakat ini pembagian yang dilaksanakan bisa tiga kali dalam setahun.
 
Dalam pembagian zakat tersebut tidak hanya dibagikan dalam bentuk bantuan konsumtif akan tetapi juga produktif dan usaha, untuk zakat produktif sudah banyak yang berkembang usaha masyarakat, dan apa yang di berikan dari BAZ kepada penerima sebuah keberkahan, memang uang yang di berikan, walaupun tidak seberapa akan tetapi dimanfaatkan dengan baik.
 
Sementara itu Camat Siak, Wan Saipul S.Sos Msi, menyampaikan bahwa pendapatan zakat masih dari kalangan PNS karena itu kepada masyarakat yang mempunyai kemampuan untuk dapat mengeluarkan zakatnya kedepan kita ingin menggali potensi zakat dari masyarakat yang akan di lakukan di setiap desa dan masyarakat yang mempunyai kemampuan untuk membayar zakat.
 
Sementara itu Ketua BAZ Kecamatan Siak H Makmur menyampaikan untuk penerima zakat konsumtif sebanyak 99 orang dengan pendapatan 400 ribu, sementara untuk zakat produktif 7 orang, zakat dan ternak sapi seniali Rp50 juta. (fandy)
 

[Ikuti Riaudaily.com Melalui Sosial Media]