Politik

Hebat, Survei Sebut 94 Persen Rakyat Ingin Gunakan Hak Pilih

Jakarta-Mayoritas masyarakat ingin menggunakan hak pilihnya di pemilu legislatif yang digelar 9 April 2014 dan Pilpres 9 Juni 2014. Hal tersebut diketahui berdasarkan hasil survei Cirus Surveyor Group yang dirilis di Jakarta, Sabtu (8/3/2014).
 
“Mayoritas masyarakat ingin menggunakan hak pilihnya. Ketika ditanya apakah Anda akan menggunakan hak pilih dan datang ke Tempat Pemungutan Suara pada pemilu legislatif dan pemilu presiden mendatang, sebanyak 94,23 persen menjawab 'iya',” kata peneliti Cirus Kadek Dwita Apriani saat memaparkan hasil survei.
 
Hasil survei, hanya 1,8 persen reponden yang menjawab tidak akan memilih. Sementara responden yang menjawab tidak tahu atau tidak menjawab hanya 3,97 persen.
 
Namun, Direktur Eksekutif Cirus Andrinof Caniago mengingatkan bahwa responden disini hanya ingin menggunakan hak suaranya. Bukan berarti seluruh responden yang ingin menggunakan hak suaranya tersebut, benar-benar akan memilih pada pemilu.
 
“Perhitungan saya, dari 94 persen itu, mungkin hanya sekitar 70 persen yang benar-benar akan mengunakan hak suara mereka,” ujarnya.
 
Pasalnya, lanjut dia, mereka yang ingin menggunakan hak pilihnya itu bisa saja berhalangan pada saat hari pemungutan suara. Halangan itu seperti sakit, harus bekerja, hingga keperluan mendadak. Belum lagi, tambah dia, masalah teknis lainnya seperti Daftar Pemilih Tetap yang sampai sekarang belum juga selesai.
 
Survei ini dilakukan dengan metode Multistage Random Sampling dengan 2200 responden yang tersebar di 33 provinsi di seluruh Indonesia. Tingkat kepercayaan survei ini adalah 95 persen dengan margin of error sebesar kurang lebih 2 persen.
 
Survei didanai oleh Cirus bekerjasama dengan Harian Republika. Proses pengumpulan data berlangsung dari tanggal 20-26 Februari 2014. (rep05)

[Ikuti Riaudaily.com Melalui Sosial Media]