Riau

DPRD Dukung Peningkatan Kesejahteraan Perawat

net

BENGKALIS - DPRD Bengkalis mendukung peningkatan kesejahteraan tenaga perawat mengingat tugas dan beban kerja mereka sangat berat. Terkadang perawat terpaksa harus menanggung beban kerja dokter dikondisi-kondisi darurat, sehingga sangat rentan dan bisa berimplikasi hukum atau malpraktik.

Hal itu dikatakan Ketua DPRD Bengkalis, Jamal Abdillah, saat memberi sambutan pada acara Seminar Keperawatan dan Pelantikan Komisariat PPNI Kecamatan se-Kabupaten Bengkalis di Hotel Horison, Sabtu (14/12).

Menurut Ketua DPRD yang juga punya latar belakang di bidang medis ini, keberadaan Komisariat Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) sangat dibutuhkan. Melalui komunitas ini muncul ide-ide besar dan bisa menjadi gerakan besar untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, termasuk meningkatkan kesejahteraan mengingat jumlah perawat sangat banyak dibandingkan profesi lainnya.

Ditengah besarnya tuntutan terhadap perawat agar memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat serta beratnya resiko yang dihadapi, Jamal menilai ada yang tidak singkron sejauh ini. Terutama sekali menyangkut persoalan kesejahteraan kesejahteraan.

"Banyak orang sakit berobat di rumah sakit makin tambah sakit. Hal itu disebabkan service yang diberikan para tenaga medis belum excellent. Bisa jadi ini karena memang persoalan kesejahteraan,"ujarnya.

Jamal berharap PPNI sebagai wadah perawat diminta aktif melakukan peningkatan mutu dan kompetensi perawat serta memberikan  advokasi. Terkait persoalan kesejahetraan perawat, Ketua DPRD minta PPNI harus giring bola karena secara anggaran daerah punya kemampuan untuk itu. Tinggal lagi sejauh aturannya, apakah membolehkan untuk itu atau ada celah yang bisa dimanfaatkan. "Kita sangat mendukung kalau diajukan anggarannya oleh eksekuitf. Tentu juga harus diikuti pelayanan yang baik," ujarnya. dilansir metro riau. (rep10)
 


[Ikuti Riaudaily.com Melalui Sosial Media]