Riau

Puluhan Kendaraan Non BM Terjaring Razia

ilustrasi
PELALAWAN - Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pendapatan Provinsi Riau di Kabupaten Pelalawan, Kamis kemarin (7/11) menggelar razia kenderaan bermotor non BM yang berpoperasi di daerah ini. Puluhan kenderaan terjaring razia yang  juga bertujuan mensosialisasikan kepada pemilik kendaraan dan perusahaan agar membayarkan pajak kendaraannya di Riau.
 
"Sehingga setiap tahun kita terus dilakukan razia non BM dan sekaligus mensosialisasikannya kepada pemilik kendaraan dan terhadap perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Pelalawan yang masih menggunakan kendaraan non BM," kata Kasi Pembukuan dan Pengawasan Samsat Kerinci, T Mohd Syater, Kamis (7/11).
 
Syater mengatakan razia ini bertujuan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pelalawan ke depannya. Dalam razia ini, pihaknya juga berkoordinasi dengan Dishub dan Kepolisian. Razia ini dilakukan agar seluruh kendaraan non BM yang beroperasi di Kabupaten Pelalawan dimutasikan atau dibalik namakan menjadi BM sehingga pajak kendaraannya dibayar di Riau. 
 
Dalam razia ini, sambungnya, sedikitnya puluhan  kendaraan roda empat, roda enam, dan roda sepuluh terjaring. Ditambahkan Syater, razia non BM tersebut dilakukan selama tiga hari berturut-turut khusus untuk di Kabupaten Pelalawan. "Beberapa titik razia di antaranya simpang Polres Pelalawan, depan rumah kantor RAPP dan simpang jalan Akasia," ungkapnya.
 
Syater juga mengimbau plat kendaraan  non BM agar segera dimutasikan agar ada PADmasuk kedaerah ini. "Sanksi hukum yang terazia belum ada, cuma kita himbau saja mereka untuk memutasikan kendaraanya, mobil jenis apapun, asal non BM kita razia.  Dengan sosialisasi ini diharapkan kedepan agar para pemilik kendaraan baik pribadi maupun perusahaan tersebut bisa membaliknamakan kendaraanya ke BM," pungkasnya. (rep10)

[Ikuti Riaudaily.com Melalui Sosial Media]