Sosialita

Bila Ada Manfaatnya, Silakan Bangun Siang di Akhir Pekan

Manusia-manusia sibuk yang hidup di kota besar sering tak punya cukup waktu untuk istirahat. Akibatnya, akhir pekan dijadikan kesempatan untuk menebusnya dengan bangun lebih siang. Bisakah menggantikan kurang tidur sepanjang pekan?

Dalam beberapa hal, tidur ekstra di akhir pekan terbukti memang ada manfaatnya. Misalnya untuk mengurangi rasa kantuk dan kelelahan fisik pada pekan berikutnya, bangun lebih siang di akhir pekan cukup bisa diandalkan bagi kebanyakan orang yang kurang tidur.

Meski demikian, tidak semua hal bisa digantikan dengan tidur lebih lama di akhir pekan saja. Tidur yang cukup sepanjang pekan tetap dibutuhkan dalam kaitannya untuk menjaga fungsi-fungsi otak maupun sistem organ yang lain agar berjalan sebagaimana mestinya.

Para ilmuwan dari Pennsylvania State Hershey Medical Center membuktikan bahwa orang-orang yang kurang tidur sepanjang pekan cenderung lebih grogi, kemampuan menyelesaikan masalah berkurang dan waktu reaksinya melambat. Efek ini tetap teramati meski kurang tidur telah ditebus di akhir pekan.

"Tidur lebih lama di akhir pekan hanya memulihkan sebagian fungsi kognitif dari kurang tidur, dan tetap bisa memicu efek merugikan bagi kesehatan dalam jangka panjang," kata sang peneliti, Alexandros N Vgontzas, MD seperti dikutip dari Menshealth, Sabtu (24/8/2013).

Kurang tidur pada zaman moderen seperti sekarang ini sudah menjadi masalah umum bagi para pekerja kantoran, khususnya di kota-kota besar. Pagi-pagi benar sudah harus berangkat kerja untuk menghindari macet, lalu pulang terlalu larut karena kesibukan yang sangat padat.

Di Amerika Serikat, diperkirakan 25 persen penduduk juga mengalami masalah kurang tidur. Meski tidur ekstra di akhir pekan bisa memulihkan rasa kantuk, namun dalam jangka panjang tetap dianjurkan untuk menyempatkan diri beristirahat selama 7-8 jam tiap malam.(rep2)


[Ikuti Riaudaily.com Melalui Sosial Media]