Riau

Pemkab Anggarkan Raskin Otonomi 14 dan 15

BENGKALIS - Pemkab Bengkalis rencananya juga akan menggelontorkan dana untuk Raskin otonomi 14 dan 15. Hal ini menyusul kebijakan pemerintah pusat yang akan memprogramkan adanya Raskin ini sebagai kompensasi atas kenaikan BBM.

Sebelumnya Pemkab Bengkalis memang telah memprogramkan raskin otonomi yang pembiayaannya ditanggung pemkab Bengkalis secara keseluruhan dalam upaya memberikan beras miskin bagi masyarakat kurang mampu yang tak terakomodir pada raskin yang diluncurkan pemerintah pusat . Dan dengan adanya program raskin 14 dan 15 dari pusat,otomatis Pemkab Bengkalis juga memprogramkan raskin otonomi 14 dan 15 agar tak terjadi gejolak di masyarakat.

Kabag Ekonomi Setdakab Bengkalis Hamdan didampingi staf Azan Akbar, Selasa (23/7) mengatakan untuk kebutuhan raskin 14 dan 15 ini, Pemkab Bengkalis akan mengajukan dananya pada APBD-P 2013. Ia yakin dewan akan menyetujui anggaran ini, karena program raskin memang untuk membantu masyarakat kurang mampu. Dan selama ini dewan belum pernah mencoret anggaran terkait raskin.

“Raskin otonomi atau raskin yang dibiayai pemerintah daerah, untuk Riau baru dilaksanakan oleh Pemkab Bengkalis. Ini kita lakukan untuk menutupi kekurangan jumlah penerima manfaat yang ditetapkan oleh pusat . Selain raskin otonomi, Pemkab Bengkalis. juga menalangi pembayaran raskin yang dibebankan kepada masyarakat sebesar Rp1600/kg. Makanya raskin yang diterima masyarakat benar-benar gratis," ujar Hamdan.

Menyinggung penyaluran raskin otonomi yang diberikan kepada masyarakat yang tak terakomodir di raskin nasional, Hamdan mengatakan pula jika pendistribusian raskin otonomi itu diupayakan sebelum lebaran.

"Proses administrasinya sedang berlangsung, mudah-mudahan sebelum lebaran sudah bisa kita distribusikan kepada masyarakat untuk bulan Januari hingga Juli 2013," tutur Hamdan.

Azan menambahkan bahwa sebelum melakukan pendistribusian, sudah dilakukan sosialisasi kepada masyarakat penerima manfaat. Ini dilakukan agar masyarakat tahu adanya program raskin otonomi untuk menutupi kekurangan dari raskin nasional.

Disebutkan jika pada 2014 nanti, Pemkab Bengkalis akan menambah jumlah penerima raskin otonomi. Ini bukan tersebab bertambahnya jumlah masyarakat miskin, namun untuk mengantisipasi turunnya jumlah penenerima raskin nasional.

"Ada kecendrungan jumlah penerima raskin nasional setiap tahun terjadi penurunan. Agar tak terjadi gejolak di masyarakat, dimana mereka yang sebelumnya menerima raskin protes karena tahun berikutnya tak dapat. Nah, jika pada 2014 nanti terjadi lagi pengurangan, makanya kita antisipasi dengan menambah jumlah raskin otonomi dari sebanyak 7000 KK menjadi 10.000 pada 2014," tegasnya. (rep05)
 


[Ikuti Riaudaily.com Melalui Sosial Media]