Riau

Melonjaknya Corona, Mulai Hari ini Pegawai Pemko Terapkan WFH

ilustrasi

PEKANBARU - Mulai hari ini, Senin (27/7/2020), pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru Riau kembali bekerja dari rumah.Kebijakan Work From Home (WFH) ini terpaksa diambil oleh Walikota Pekanbaru menyusul terjadinya lonjakan kasus pasien positif Covid-19 di Kota Pekanbaru. Bahkan sejak beberapa hari terakhir trend kasus baru pasien positif Covid-19 di Pekanbaru terus mengalami peningkatan.
Termasuk yang terjadi Minggu (26/7/2020) dari 11 penambahan kasus baru di Provinsi Riau, 8 diantaranya berasal dari Kota Pekanbaru.

Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Riau, dr Indra Yovi mengapresiasi kebijakan yang diambil oleh Walikota Pekanbaru ini.

Sebab kebijakan bekerja dari rumah kepada pegawai pemerintahan merupakan salah satu upaya nyata yang dilakukan oleh pemerintah dalam mencegah terjadinya penularan Virus Corona lebih luas lagi.

"Apa yang dilakukan oleh Pemko Pekanbaru sudah tepat, karena ini upaya dalam mencegah terjadinya penyebaran kasus agar tidak semakin meluas," kata Indra Yovi.

Pihaknya berharap kebijakan serupa bisa diterapkan diseluruh pemerintah kabupaten kota se Provinsi Riau.Sebab saat ini seluruh kabupaten kota di Provinsi Riau sudah ditemukan kasus positif Covid-19.

"Harusnya seperti itu, semua daerah kan sekarang sudah ada kasus positifnya. Ini kan sudah sering kita ingatkan, berulang kali kita ingatkan, lagi-lagi kebijakan ini kan tergantung dari pemerintah daerah masing-masing.”

“ Kalau kami menyarankan memang pegawai pemerintahan itu harus kembali bekerja dari rumah," ujarnya.

Namun sayang kebijakan WFH, belum seluruhnya di jalankan oleh pemerintah daerah. Termasuk Pemprov Riau.

Sebelumnya, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar belum berencana untuk menerapkan kebijakan bekerja dari rumah Work From Home (WFH).

Bekerja dari rumah sebelumnya sudah pernah diterapkan di lingkungan Pemprov Riau selama lebih kurang dua bulan saat awal Pandemi Covid-19 mulai meluas di Riau,.


Namun sejauh ini Gubri Syamsuar belum berencana untuk mengambil kebijakan serupa untuk mencegah penularan Covid-19.

Meskpun saat ini kasus positif Covid-19 di Riau sejak beberapa hari belakangan ini mengalami lonjakan yang cukup signifikan. Yakni hingga 38 kasus baru dalam sehari.

"Belum ada (kebijakan WFH)," kata Gubri Syamsuar saat dikonfirmasi kemungkinan adanya kebijakan baru bekerja dari rumah bagi pegawai Pemprov Riau.

Syamsuar berharap, seluruh pegawai dan kepala OPD bisa patuh terhadap protokol kesehatan di tempat kerjanya masing-masing. Sehingga penularan Covid-19 bisa dicegah agar tidak semakin meluas di Riau.

"Harapan saya semua pejabat dan pegawai harus taat menerapkan protokol kesehatan di tempat kerja," katanya.

Sebelumnya, menyikapi lonjakan kasus positif Covid-19 di Provinsi Riau yang meningkat tajam, Gubernur Riau Syamsuar menginstruksikan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Tenaga Harian Lepas (THL) yang bertugas di bagian pelayanan publik dan berhubungan langsung dengan masyarakat agar dilakukan tes swab.

Swab massal untuk pegawai yang bekerja di bagian pelayanan publik ini penting dilakukan menyusul adanya temuan sejumlah pegawai dan tenaga kesehatan di Kota Pekanbaru yang dinyatakan positif Covid-19.
"Saya sudah sampaikan ke pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar pegawai terutama yang berhubungan langsung dengan masyarakat seperti urusan pelayanan harus diswab," kata Syamsuar.

Gubri tidak menapik, dari penambahan 38 kasus positif Covid-19 yang diumumkan, Rabu (22/7/2020) kemarin, diantaranya ada yang berasal dari kalangan pegawai di lingkungan Pemprov Riau.

Namun Syamsuar tidak menjelaskan secara rinci dan detail berapa jumlahnya dan di OPD mana pegawai positif Covid-19 tersebut berugas.


"Mereka ini OTG (Orang Tanpa Gejala). Jadi pegawai kita ini tidak ada yang berat penyakitnya," ujarnya.

Seperti diketahui, penambahan kasus baru pasien positif Covid-19 di Provinsi Riau mengalami lonjakan yang cukup signifikan. Bahkan penambahan yang diumumkan Rabu (22/7/2020) merupakan rekor terbanyak sepanjang pandemi Covid-19. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nanir mengumumkan, Rabu (22/7/2020) terdapat penambahan 38 kasus positif Covid-19.

Dengan adanya penambahan 38 kasus baru ini maka total kasus positif Covid-19 secara akumulatif di Provinsi Riau mencapai 248 kasus. Dengan rincian 105 pasien masih dirawat, kemudian ada 232 pasien yang sudah sehat dan sudah dipulangkan dan 11 pasien meninggal dunia.(rep05)


[Ikuti Riaudaily.com Melalui Sosial Media]