PON di PAPUA

PON XX 2020, KONI butuh dana 40 Milyar

PEKANBARU -  Provinsi Riau telah meloloskan lebih dari 150 atlet untuk mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XX tahun 2020 di Papua. Diprediksi, atlet Riau yang akan lolos ke PON lebih dari 200 an atlet karena saat ini masih berlangsung kejuaraan nasional (kejurnas) prakualifikasi PON dari beberapa cabang olahraga.

Ketua umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Riau, Emrizal Pakis mengatakan, untuk memberangkatkan atlet menuju Papua memerlukan dana yang banyak. Pasalnya, lokasinya yang cukup jauh dari Provinsi Riau dan biaya operasional juga besar disana.

"Untuk tahun 2020, kami mendapatkan informasi bahwa anggaran untuk KONI Rp20 miliar. Dengan anggaran itu, tidak cukup jika digunakan untuk memberangkatkan 200-an atlet, belum lagi ofisial yang mendampingi,"katanya.

Dengan anggaran Rp20 miliar tersebut, lanjut Emrizal, pihaknya memprediksi hanya bisa untuk memberangkatkan atlet dan official sebanyak 70-an orang. Selain untuk memberangkatkan atlet ke Papua, pihaknya juga memerlukan dana untuk melakukan training camp bagi para atlet agar bisa meraih hasil maksimal saat PON nantinya.

"Jadi dana itu bukan hanya untuk keperluan keberangkatan dan biaya operasional selama di Papua saja, namun juga untuk kegiatan training camp dan pemantapan atlet jelang pelaksanaan PON," sebutnya.

Dari perhitungan sementara pihaknya, untuk keperluan sebelum pelaksanaan dan saat pelaksanaan PON, diperlukan dana sebesar Rp 40 miliar. Untuk itu, pihaknya saat ini sedang menjalin komunikasi dengan Pemerintah Provinsi Riau dan juga DPRD Riau.

"Setelah melihat prestasi atlet Riau pada Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) di Bengkulu dan kejurnas, Pemerintah Provinsi Riau dan DPRD Riau pada umumnya setuju untuk menambah anggaaran," ujarnya.

Selain pada 2020, pada akhir tahun 2019, KONI Riau juga mendapatkan tambahan anggaran sebesar Rp9 miliar. Dana tersebut nantinya akan digunakan untuk membayar bonus atlet berprestasi Riau serta dana pembinaan bagi atlet.

"Bonus untuk atlet akan diberikan pada akhir tahun nanti. Selain atlet berprestasi pada Porwil, atlet berprestasi pada kejurnas juga akan diberikan," katanya.(R)


[Ikuti Riaudaily.com Melalui Sosial Media]