Riau

Meski Sudah WTP 7 Kali Taman Jalur Tetap Bersampah

Sampah di Taman Jalur Kota Teluk Kuantan

Teluk Kuantan, RiauDaily.Com - Sejak 2012 yang lalu, Kabupaten Kuantan Singingi sampai hari ini di tahun 2018 berhasil raih WTP selama 7 tahun berturut-turut. Salah satu nilai jual untuk meraih WTP kategori kota kecil terbersih adalah Taman Jalur kota Teluk Kuantan yang berada langsung di Tepian Narosa tempat dihelatnya Event Internasional Pacu Jalur Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau.

Namun, kebersihan kota Teluk Kuantan hanya dijaga dan ditata saat hendak meraih WTP saja. Hal ini dikeluhkan para pedagang dan pengunjung Taman Jalur, Ahad (19/08) sore.

"Sampah itu merusak pemandangan dan berbau tak sedap. Ini juga sangat merugikan kepada para pedagang makanan yang setiap sorenya di pungut uang kebersihan," ujar salah seorang pedagang yang tak disebutkan namanya.

Dari pantauan media, terlihat ada sejumlah tumpukkan sampah di seputaran Taman Jalur Teluk Kuantan. Diduga para pedagang dikenakan biaya kebersihan oleh dinas instansi terkait.

"Iyuran wajib, setiap sore kita bayar ke mereka," cetus pedagang yang enggan menyebutkan berapa nominal yang harus dibayarkan.

Ditempat yang sama, Roni (32) warga Benai yang sengaja berkunjung ke Taman Jalur itu kecewa melihat ada gundukkan sampah di taman kebanggaan masyarakat Kuansing.

"Yang saya tau dari cerita kawan-kawan selama ini taman jalur bagus dan cantik. Tapi setelah saya kesini langsung untuk menonton latihan pacu dan keindahan kota Teluk Kuantan, ternyata malah banyak tumpukkan-tumpukkan sampah," ungkapnya dengan nada menyayangkan.

Masyarakat berharap kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Kuantan Singingi melalui dinas terkait agar senantiasa menjaga kebersihan dan keindahan kota Teluk Kuantan. Sebab, Taman Jalur merupakan salah satu icon Ibukota kabupaten yang berjuluk Kota Jalur.***


[Ikuti Riaudaily.com Melalui Sosial Media]