Hukum

Kapolri: Karhutla Riau Jadi Perhatian Serius Presiden Jokowi

PEKANBARU - Usai menyantap jamuan makan malam di Balai Serindit Gedung Daerah, Provinsi Riau, Kapolri, Jendral Tito Karnavian berkesempatan memberikan sambutan. 
 
Turut hadir Kadiv Humas Mabes Polri, Kadiv Propam, Kakorlantas, serta Widya Iswara Mabes Polri dalam jamuan yang digelar pukul 19.30 WIB pada Senin malam (29/8/2016).
"Kedatangan saya ke Riau setelah berkunjung ke Sumatera Barat. Juga dalam urgensi masalah Karhutla salah satunya," sebutnya.
 
Sebelumnya, memang Kapolri Tito yang mendarat di VIP lancang Kuning, Bandara Sultan Syarif Kasim II langsung tinjau lahan yang terbakar di Desa Rimbo Panjang Kabupaten Kampar.
 
Saat itu, Kapolri merasakan sendiri panasnya udara dan tanah yang terbakar di lahan gambut."Riau adalah daerah yang kaya dengan Sumber Daya Alam (SDA), tetapi pemanfaatan oleh oknum malah merusaknya. Untuk itu perlu sinergi dan koordinasi yang libatkan semua pihak agar tak saling lempar saat lahan terbakar seperti sekarang," sebutnya.
 
Kapolri juga sebut Presiden Republik Indonesia (RI) sudah beberapa kali memanggilnya terkait Karhutla ini. Tito mengaku terakhir pada minggu lalu ia kembali dipanggil ke istana."Pak Presiden minta penanganan karhutla di 8 provinsi dilakukan serius. Terutama di Riau dan Kalimantan Barat," ujar Kapolri berdarah Palembang ini.
Riau menjadi perhatian utama Jokowi karena asapnya yang sampai ke negara tetangga Malaysia dan Singapura. Sehingga dinilai sangat mengganggu. (rep05/MC Riau)
 
 

 


[Ikuti Riaudaily.com Melalui Sosial Media]