Politik

Kepengurusan PKPI Pecah, Dua Jenderal Klaim Jabat Ketum

Jakarta - Internal kepengurusan Partai Keadilan, dan Persatuan Indonesia (PKPI) bergejolak. Dua kubu dari Jenderal (purn) AM Hendropriyono dan Mayjen TNI (purn) Haris Sudarno sama-sama mengklaim menjabat sebagai ketua umum partai.
 
"Pada kongres di Jakarta pada tanggal 22-23 Agustus saya terpilih secara aklamasi sebagai ketua umum PKPI," ujar Haris Sudarno kepada detikcom kepada detikcom, Minggu (28/8/2016).
 
Menurutnya, sebelum diangkat menjadi ketua umum terpilih, Haris juga telah menjabat sebagai Plt ketua umum PKPI berdasarkan surat Kemenkum HAM pada Juli 2015 menggantikan Isran Noor.
 
"Saya ditunjuk sampai terbentuk kepengurusan yang baru," terangnya.
 
Terkait munculnya nama Hendropriyono sebagai ketum PKPI yang baru, Haris mengatakan dirinya tidak mengatahui. "Yang pasti itu abal-abal 100 persen," ucapnya.
 
Sementara itu, dalam situs resmi pkpi.or.id dituliskan Hendropriyono didapuk menjadi ketua umum pada kongres yang berlangsung di Jakarta pada 27-29 Agustus 2016. Hendropriyono terpilih secara aklamasi dalam kongres itu.
 
Namun, Hendropriyono hingga saat ini masih belum bisa dikonfirmasi. Saat ditelepon belum diangkat. (rep05)
 

[Ikuti Riaudaily.com Melalui Sosial Media]