Riau

Pekanbaru Akan Dukung Program Smart City

PEKANBARU - Program Pemerintah Kota Pekanbaru tentang Smart City atau Kota Pintar, dicanangkan di seluruh daerah dan Kota yang ada di Indonesia, hal itu dibuktikan dengan digelarnya Seminar tentang 'Smart City di Indonesia', Selasa (24/3) lalu di Jakarta.
 
Menurut rilis yang diterima dari Bagian Humas Pemko Pekanbaru, Kamis (26/3) menyebutkan acara ini digelar berkat kerjasama Kementrian Dalam Negeri, Kementrian PU dan Perumahan, Kementerian Bappenas, Kementerian Perhubungan yang didukung oleh Institut Tekonologi Bandung (ITB) dengan Kompas Media Group.
 
Acara yang dibuka oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla tersebut diikuti oleh para Kepala Daerah se-Indonesia termasuk Walikota Pekanbaru Firdaus ST MT serta sejumlah Bupati dari Riau juga sejumlah Kepala dinas perhubungan se-Indonesia.
 
Walikota Pekanbaru Firdaus ST MT yang dikonfirmasi melalui selulernya menyebutkan bahwa dalam seminar tersebut difokuskan bagaimana pemerintah kota dan daerah dapat menggesa penerapan konsep smart city dalam pembangunan daerah.
 
Ditambahkan Walikota, Wakil Presiden menyampaikan bahwa smart city meliputi empat aspek yaitu tata kelola pemerintahan, penyediaan infrastruktur dasar, pengembangan IT, dan perencnaan penerapan pola ruang yang efektif, efisien, dan berwawasan lingkungan.
 
"Kita sangat mendukung langkah-langkah ini, apalagi apa yang dikonsepkan dalam seminar itu justru kita sudah terlebih dahulu mengimplementasikan di Pekanbaru, dimana empat aspek yang disampaikan pemerintah pusat sudah tercermin dalam lima langkah strategis pembangunan kota metropolian yang Madani," ujarnya.
 
Adapun lima langka startegis itu yaitu penerapan pola ruang yang efektif, efisien, dan berwawasan lingkungan, penyediaan infrastruktur dasar, penerapan pendekatan pembangunan kota moderen smart city, pembangunan kawasan Perkotaan Pekansikawan, dan permbedayaan masyarakat melalui tiga langkah, yakni peningkatan SDM, pengembangan ekonomi kerakyatan, dan penguatan kelembagaan kemasyarakatan.
 
Pada intinya menurut Firdaus, konsep smart city yang didengungkan Pemko Pekanbaru maupun oleh pemerintah pusat saat ini terpulang kepada kedisiplinan masyarakat dalam menjaga fasilitas umum penunjang.
 
Untuk menggesa perwujudan smrat city atau Kota Pintar itu, Rabu (25/3) kemaren Walikota Pekanbaru menandatangani MoU dengan Perusahaan Gas Negara (PGN) di Jakarta untuk percepatan pembangunan pembangkit listrik tenaga gas di Pekanbaru.(rep05)
 

[Ikuti Riaudaily.com Melalui Sosial Media]