Riau

Kemarau Mulai Masuk, Kualitas Sayur Menurun

Pekanbaru-Musim kemarau tahun ini berdampak tidak baik bagi para petani sayur yang ada di Jalan Kertama Marpoyan Damai. Sebab, kemarau panjang terutama memasuki bulan Maret mengakibatkan sayur-sayuran yang tanam pertumbuhannya tidak bagus.
 
Kondisi ini membuat harga jual sayur menjadi jatuh. "Biasanya kami menjual sayur bayam ke pengumpul Rp1.000 per ikat. Tetapi karena sayurannya kurang bagus, per ikatnya hanya dihargai Rp600," kata Joko Prasetio, salah seorang petani saat ditemui di kebunnya, Ahad (8/3/2015).
 
Disebutkannya, kemarau membuat sumur atau sungai yang biasanya sebagai sumber pasokan air menjadi kekurangan air. Akibatnya, petani tidak memiliki air yang cukup untuk menyiram tanaman sayuran mereka. "Karena penyiraman kurang maksimal, pertumbuhan sayuran kami pun jadi tidak maksimal pula," kata Prasetio.
 
Namun demikian, Prasetio dan petani lainnya tidak banyak berharap kecuali musim kemarau ini segera berakhir. "Mudah-mudahan hujan segera datang agar tanaman kami bagus kembali," kata Prasetio.(rep05/rpc)

[Ikuti Riaudaily.com Melalui Sosial Media]