Riau

Wako : Bus Air Belum Bisa Beroperasi

PEKANBARU - Keinginan warga pesisir Pekabaru untuk segera menggunakan angkutan laut Bus Air tampaknya belum bisa terwujud dalam waktu dekat ini. Padahal, bus air yang diberi nama Senapelan ini sudah diserah terimakan dari Kementerian Perhubungan RI melalui Dishub Provinsi Riau akhir Desember 2014.
 
Walikota Pekanbaru, Firdaus mengaku jika pelaksanaan pengoperasian Bus Air belum bisa dilakukan, karena alokasi dana untuk pengoperasian transportasi air massal itu belum ada. Meskipun, kata dia, untuk proses administrasi pengoperasi Bus Air mulai dari perizinan, penetapan tarif dan rencana pembangunan dermaga sudah rapung.
 
Dia mengungkapkan alasan anggaran oprasional bus air tersebut tidak masuk kedalam APBD murni 2015 karena alokasi anggran untuk pengoperasian bus air tersebut memang tidak diusulkan dalam Angganan Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2015. Sebab, kata Firdaus, serah terima bus air tersebut laksanakan setelah APBD sudah diketok palu.
 
"Serah terima bus air itu dilakukan setelah APBD ketuk palu, sehingga alokasi anggaran operasionalnya tidak bisa melalui APBD Murni. Setalah kita hitung-hitung, ternyata anggaran untuk oprasional bus air itu cukup besar, makanya nanti akan kita usulkan dimasukkan di APBD Perubahan," bebernya.
 
Sebelumnyan Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Pekanbaru Kota Pekanbaru, Syafril mengatakan, pihaknya akan segera mengoperasikan bus air tersebut pada akhir Januari lalu. Namuh hingga kini oprasional bus ini kembali molor.
 
Nantinya bus air yang memiliki kapasitas hingga 50 penumpang ini akan melayani rute seputaran Sungai Siak yakni dari Pelabuhan Sungai Duku hingga Desa Okura.(rep05/tpc)

[Ikuti Riaudaily.com Melalui Sosial Media]