Riau

Pemko Janji Perjuangkan Kesejahteraan Imam

PEKANBARU-Pemerintah Kota Pekanbaru berjanji memperjuangkan kesejahteraan para Imam dan Khatib. Upaya ini dilakukan dengan menetapkan standar minimum honor, yang akan dianggarkan melalui APBD.

Asisten I, Pemerintahan dan Kesra Kota Pekanbaru, M Noer mengatkan hal ini kepada wartawan, usai menutup acara pelatihan Imam, Mubaliq dan Khatib di salah satu hotel di Pekanbaru, Sabtu (15/6) lalu.

"Ya, kita akan menetapkan standar minimum honor para Imam dan Khatib. Apalagi saat ini masih banyak yang menerima honor di bawah standar," ujarnya.

M Noer menjelaskan, bahwa melalui penyampaian visi dan misi Kota Pekanbaru, peran serta Iman dan Khativb sangat besar. Apalagi kota Pekanbaru menuju Metropolitan yang Madani membutuhkan partisipasi masyarakat yang sangat besar.
"Untuk itu melalui acara pelatihan tiga hari ini, kedepan akan memiliki angkatan sesuai keterampilannya dan mampu mengisi Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya di bidang agama," jelasnya seperti dilansir metroriau.

M Noer juga menyebut akan memperjuangkan kesejahteraan para Imam dan Khatib serta Mubaliq ke depan. Bisa saja sistem penganggaran melalui bidang Kesra dan yang terpenting tidak melanggar aturan yang berlaku.

"Memang untuk standar honor Imam, Khatib mapun Mubaliq membutuhkan regulasi yang sinergi sesuai perkembangan saat ini. Untuk itu pemerintah kota Pekanbaru memberikan bantuan yang tentunya tidak bertentangan dengan aturan yang berlaku," sebutnya. (rep05)
 


[Ikuti Riaudaily.com Melalui Sosial Media]