Andi Rachman-Suyatno Sudah Tampung Aspirasi Masyarakat di 600 Titik Lebih

Sabtu, 23 Juni 2018

Andi Rachman-Suyatno aat debat kandidat tahap dua di Hotel Labersa, Kabupaten Kampar, Riau, Jumat (22/06/2018) malam.

Pekanbaru, Riaudaily.com - Pasangan calon (paslon) Gubernur Riau dan Wakil Gubernur Riau, nomor urut 4, Arsyadjuliandi Rachman-Suyatno, telah menampung aspirasi masyarakat di 600 titik di 12 Kabupaten/Kota, kecamatan dan desa-desa sampai daerah terpencil. 

Kondisi ini berbanding jauh 100 persen bila dibandingkan oleh Paslon yang lain, yang hanya mencapai 100 sampai 356 desa yang dikunjungi. 

Seperti yang disampaikan oleh calon nomor 1 yang mengatakan mereka telah mengunjungi 300 titik. Namun Andi Rachman langsung menjawabnya dengan mengatakan dirinya telah menampung aspirasi masyarakat di 600 titik.

“Jadi Alhamdulillan, kalau Pak Syamsuar dan Pak Edy 300 titik. Kalau kami Alhamdulillah sudah 600 titik lebih menampung aspirasi masyarakat yang ada di 12 Kabupaten/Kota di seluruh Provinsi Riau,” ungkap  Andi Rachman disambut tepuk tangan dari pendukung dan simpatisan Paslon 4 saat debat kandidat tahap dua di Hotel Labersa, Kabupaten Kampar, Riau, Jumat (22/06/2018) malam.

Pada kesempatan tersebut, Andi Rachman juga menjelaskan kepada Paslon nomor 1, bahwa pertanyaan terkait dengan pelayanan internet di pedesaan. Andi Rachman telah menjelaskannya, bahwa pihaknya telah menjalin kerjasama dengan telekomunikasi untuk memasang jaringan di seluruh pelosok desa yang ada di Riau.

“Penerapan teknologi informasi dan komunikasi telah kita telah mendeklarasikan sejak tahun 2016 yang lalu dengan Riau Go IT. Kita memperkuat jaringan sampai ke desa, baik melalui fiber maupun fiber optik untuk menghindari Black spot yang ada di pelosok desa. Selain itu kita bekerjasama dengan PLN untuk memasang elektrifikasi untuk mendukung riset sebagai jaringan fiber optik, untuk mendukung jaringan Telkom,” beber Andi Rachman. 

Gubernur Riau yang sedang cuti ini kembali menjelaskan, jika semua jaringan sudah berjalan baik sampai ke desa-desa, maka akan semakin mempermudah pengusaha termasuk usaha kecil menengah (UMKM), menggunakan sistem IT dalam menjalankan usaha. 

“Untuk memajukan usaha menengah kecil di pemerintah Provinsi Riau terus mendorong membuat infrastruktur berbasis IT. Untuk meningkatkan pelayanan dunia usaha dan seluruh stakeholder, termasuk UMKM yang ada di seluruh pelosok desa,” tegas Andi Rachman.(*/ron)