Pemprov Riau akan Launching Muatan Lokal Melayu di Sekolah

Sabtu, 31 Maret 2018

Plt Gubri H Wan Thamrin Hasyim memberikan sambutan saat hadiri Peresmian Kantor Yayasan Lembaga Pendidikan Islam Riau, di Gedung YLPI Riau, Kampus UIR

Pekanbaru (riaudaily.com) - Pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei 2018 mendatang, Pemerintah Provinsi Riau akan melaunching Muatan Lokal Melayu untuk diterapkan di sekolah-sekolah. Karena Riau telah memiliki Peraturan Daerah (Perda) tentang hal itu sejak tahun 2013 lalu.
 
"Bahkan Peraturan Gubernur juga telah ada sebanyak dua kali dibuat. Sekarang yang dibutuhkan adalah komitemen kita bersama, karena jika tidak saat ini kita lakukan, kapan lagi, kita harus menunjukkan jati diri kita sebagai daerah Melayu," tegasnya.kata Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim usai meresmikan Gedung Yayasan Pendidikan Islam (YLPI) Riau, di kampus Universitas Islam Riau (UIR), baru-baru ini.
 
Plt Gubri juga menyebutkan, telah menyurati pihak Angkasa Pura agar bisa memberikan ruang dalam rangka mempromosikan atau memasang ke ciri khasan Melayu ini di Bandar Udara (Bandara).
 
"Dan kita juga akan melakukannya di pelabuhan, terminal, dan tempat umum lainnya. Untuk hotel-hotel juga kita akan menyurati untuk bisa membuat ciri khas Melayu, serta bisa lebih banyak memutar lagu-lagu bernuansa Malayu, kita akan komitmen untuk hal itu. Kuncinya sekali lagi adalah kebersamaan, kita harus bisa bersam-sama menjaga dan terus melestarikan Melayu ini," ungkap Wan Thamrin Hasyim seraya menegaskan kalau Provinsi Riau akan berupaya menunjukkan diri sebagai bumi Melayu. Ke ciri khasan Melayu akan dibuat, sehingga setiap orang yang datang akan merasakan atau memiliki kesan kalau Riau itu Negeri Melayu.
 
"Selain dibidang pendidikan akan menjadikan Muatan Lokal, dimulai April mendatang, diposisi atau tempat-tempat strategis akan dibuat ciri khas Melayu. Untuk itu, kita sudah ketinggalan jauh dengan daerah lain, seperti di Jawa Barat ataupun Yogyakarta yang memang ketika kita berkunjung kedaerah tersebut akan terasa ciri khas daerah mereka. Meski tidak atau belum sesempurna mereka, itu akan kita mulai secepatnya," kata Wan.(*/ron)