Kabut Asap

Pemkab Datangkan Alat ISPU dari Batam

Dibaca: 469 kali  Rabu,26 Juni 2013 | 04:47:00 WIB

Pemkab Datangkan Alat ISPU dari Batam
Ket Foto :

PANGKALAN KERINCI - Bupati Pelalawan, HM Harris, akan meletakkan batu pertama pembangunan Perumahan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Jalan Raja Ujung, Pangkalan Kerinci, hari ini, Rabu (26/6). Tahap pertama, sebanyak 100 unit rumah type 36 akan dibangun bagi guru-guru di Pelalawan. 
 
Kepala Dinas Kesehatan (Diskes), DRs Darwis Alkadam M Si di dampingi Kabid P2PL, Asril SKM mengatakan, alat ISPU milik Diskes Kota Batam akan mendeteksi pencemaran udara yang sebelumnya juga singgah di Rohil dan Dumai.
 
"Rencananya akan mendeteksi pencemaran udara di Siak, tapi sebelum menuju Siak menyempatkan untuk mendeteksi pencemaran udara akibat asap di Pelalawan terutama di Ibukota Pangkalan Kerinci. Karena ada korelasi yang baik dengan tim yang membidangi ISPU ini, saya meminta untuk mendeteksi pencemaran udara di Pelalawan," ungkapnya.
 
Menurutnya, alat ini akan menyaring udara selama 5 jam kemudian hasilnya akan dibawa ke Batam untuk dianalisa. "Untuk hasilnya, paling cepat diketahui Rabu (26/6) esok (hari ini, red) menyangkut berapa tingkat pencemaran udara di daerah ini," katanya.
 
Di sisi lain, Bupati HM Harris membagikan ribuan masker untuk masyarakat Pelalawan yang diterima secara simbolis oleh masing-masing Kepala Puskesmas se Kabupaten Pelalawan. Usai itu, Harris menyempatkan diri berdialog dengan para Kepala Puskesmas di Pelalawan yang intinya untuk lebih meningkatkan lagi dalam pelayanan ke masyarakat.
 
Terpisah, anggota Dewan DPRD Kabupaten Pelalawan dari Fraksi PAN Nazzarudin Arnazh terkait adanya alat ISPU ini mengatakan bahwa fraksinya sudah lama memperjuangkan agar alat tersebut dimiliki BLH Pelalawan. Hanya saja sampai saat ini memnag belum dapat dianggarkan, padahal alat tersebut dinilai sudah sangat diperlukan di daerah ini.
 
"Sudah dua tahun yang lalu kita berjuang agar BLH punya alat pendeteksi pencemaran udara seperti ISPU. Soalnya, pembakaran lahan dengan asapnya ini kan kejadiannya rutin atau tahunan, jadi maksud kita sedia payung sebelum hujan. Dengan adanya alat ini, kita  berharap dapat mengantisipasi pencemaran udara lebih dini melalui alat pendeteksi pencemaran udara ini," tutupnya. (rep04)
 
Akses Detakpekanbaru.Com Via Mobile m.detakpekanbaru.com
Berita Terkait
Tulis Komentar
Berita Terkini