Alhamdulilah, Gereja Ambon Sumbang Hewan Kurban

Dibaca: 335 kali  Rabu,14 September 2016 | 02:42:00 WIB

 Alhamdulilah, Gereja Ambon Sumbang Hewan Kurban
Ket Foto :

Ambon - ‎Gereja Protestan Maluku (GPM) menyerahkan hewan kurban kepada Panitia Hari Raya Qurban Masjid An Nur, Desa Batu Merah, Sirimau Kota Ambon. Hewan kurban diserahkan pendeta A.Hetharion, yang didampingi oleh pendeta .A.Latupeirissa, dan diterima Panitia Hari Raya Qurban Masid Annur Desa Batu Merah, pada Jumat 9 September 2016. 
 
‎"Bagi kami, nilai hewan bukan menjadi ukuran, namun makna saling berbagi adalah wujud hidup orang basudara," ujar Irsal Lisaholit, sekretaris Panitia Idul Qurban Majid An Nur, Ahad, 11 September 2016.
 
Dalam rilis Sinode GPM yang dimuat di situs media center Gereja Protestan Maluku, ‎dijelaskan bahwa GPM melihat tindakan berkurban bukan hanya sebuah rutinitas kegiatan sosial semata, namun lebih dari itu, adalah penghayatan terhadap nilai-nilai ritual yang mendalam. 
 
Lebih lanjut, dalam rilis itu, ditegaskan bahwa dengan dasar itulah GPM dalam gagasan 'gereja orang basudara', mewujudkan kebersamaan hidup berdampingan sebagai orang basudara salam sarane (Islam – Kristen), dan menyerahkan hewan kurban berupa seekor sapi kepada Muslim di Desa Batu Merah.
 
Selain menyerahkan seekor sapi ke Masjid An Nur Desa Batu Merah, Ambon, Majelis Pekerja Harian Sinode Gereja Protestan Maluku (GPM), juga menyerahkan dua ekor kambing ke salah satu masjid di Geser, Kabupaten Seram Bagian Timur, Maluku. Sementara itu, jemaat Gereja Rehoboth, menyerahkan dua ekor sapi ke warga Kampung Waringin dan Tanah Lapang Kecil (Talake), Kelurahan Wainitu, Kota Ambon.
 
Ketika dihubungi, Sekretaris Umum Majelis Pekerja Harian Sinode GPM Pent. Elifas Tomix Maspaitella mengatakan, penyerahan hewan kurban ke komunitas muslim, merupakan bagian dari proses menjalankan pendidikan perdamaian dan bantuan keagamaan, yang merupakan bagian dari interaksi intensif antar umat beragama di Maluku. "Tujuannya, untuk meningkatkan ketahanan masyarakat, dan turut mengantisipasi radikalisme dan fundamentalisme," kata Maspaitella. (rep05)
 
Akses Detakpekanbaru.Com Via Mobile m.detakpekanbaru.com
Berita Terkait
Tulis Komentar
Berita Terkini