Jangan Salah, Anak yang Punya Sahabat Lebih Pede Songsong Masa Depan

Dibaca: 493 kali  Senin,13 Juli 2015 | 01:42:00 WIB

 Jangan Salah, Anak yang Punya Sahabat Lebih Pede Songsong Masa Depan
Ket Foto :

Mendidik anak agar dapat bersosialisasi itu sangat penting bagi orangtua. Pasalnya, anak-anak harus bisa memahami nilai-nilai sosial di lingkungan sekitarnya. Belajar hidup bersosialisasi bisa membuat anak untuk lebih bisa berkomunikasi secara efektif. 
 
Manfaat lainnya adalah anak jadi mampu mengendalikan diri untuk berperilaku sesuai norma yang berlaku.
 
Kemampuan bersosialisasi pada anak akan membuat mereka mudah berteman dengan kawan sebayanya. Sebuah studi menemukan bahwa anak-anak yang telah memiliki sahabat di usia dini biasanya memiliki sifat berempati, tabah, dan kuat dalam menghadapi tantangan.
 
Hasil studi tersebut dipublikasikan pada The British Journal of Psychology. Para peneliti menyarankan agar sekolah-sekolah membuat program di mana anak-anak memiliki tanggung jawab pada temannya yang lain.
 
Selain itu, sekolah juga harus menyediakan fasilitas untuk mendukung pertemanan antar anak dalam lingkungan yang positif. Peneliti yakin anak-anak yang memiliki bakat sosial yang baik dan bersemangat, bisa terhindar dari ketergantungan psikotropika dan kehidupan sosial yang buruk.
 
“Secara alamiah, anak-anak memiliki sifat yang baik dan saling menolong, asalkan mereka selalu diajarkan hal-hal positif,” ujar Rebecca Graber, Psikolog, University of Sussex di Britania Raya. Selain itu, Graber yang juga pemimpin studi, mengatakan bahwa kita harus mendukung persahabatan antar anak-anak ini. “Kita jangan melarang mereka berteman,” imbuhnya.
 
Fondasi utama anak-anak untuk memiliki sifat dan karakter yang baik adalah lingkungan keluarga. Namun, menurut Grabber, seiring usia bertambah, anak-anak biasanya lebih fokus pada hubungan bersama teman-teman mereka.
 
Studi yang dilakukan oleh Grabber ini bertujuan untuk mengetahui dampak dari sebuah pertemanan yang positif pada anak-anak yang hidup dalam garis kemiskinan, kekerasan dalam rumahtangga, pendidikan yang minim, dan kurang nutrisi. (rep05)
 
Akses Detakpekanbaru.Com Via Mobile m.detakpekanbaru.com
Berita Terkait
Tulis Komentar
Berita Terkini
+ Indeks